Nafkah Istri Yang Ditinggal Mati Suaminya Dalam Keadaan Hamil Menurut Ibnu Qudamah

Ulumul Syar'i

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Nafkah Istri Yang Ditinggal Mati Suaminya Dalam Keadaan Hamil Menurut Ibnu Qudamah
 
Creator Sholehah, Mahfuzah Amin
Paryadi, Paryadi
 
Description Ibnu Qudamah ulama fikih yang bermazhab Hanabilah menetapkan, bahwa istri yang ditinggal mati suaminya dalam keadaan hamil mendapatkan nafkah yang diambil dari seluruh harta peninggalan suaminya sampai melahirkan dikiaskan pada istri yang ditalak pada masa hidupnya, meskipun tidak secara tegas menyebutkan istilah qiyas, akan tetapi hal ini dapat dipahami dari pendapat dan langkah-langkah berpikir beliau dalam menetapkan sebuah hukum kias. Namun pendapat yang paling rajih adalah pendapat jumhur ulama’ fiqih yang mengatakan gugurnya nafkah bagi istri tersebut dengan adanya kematian, karena harta si mayit berpindah tangan ke ahli waris dan menjadi hak mereka, dan nafkah bagi istri tersebut cukup diambil dari bagian kewarisannya juga janinnya, sesuai dengan yang ditetapkan.
 
Publisher Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIS Hidayatullah
 
Date 2018-06-12
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://e-journal.stishid.ac.id/index.php/uls/article/view/23
 
Source Ulumul Syar'i; Vol 9 No 1 (2018): Ulumul Syar'i; 12-24
2622-4674
2086-0498
 
Language eng
 
Relation http://e-journal.stishid.ac.id/index.php/uls/article/view/23/18
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library