UNJUK KERJA SISTEM DRAINASE POROUS DALAM PENANGANAN GENANGAN DI HALAMAN CANDI PRAMBANAN BERDASARKAN SIMULASI NUMERIK

JURNAL TEKNIK SIPIL ITP

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title UNJUK KERJA SISTEM DRAINASE POROUS DALAM PENANGANAN GENANGAN DI HALAMAN CANDI PRAMBANAN BERDASARKAN SIMULASI NUMERIK
 
Creator Putri, F. A.; Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Universitas Gadjah Mada
Rifa’i, A.
Siswosukarto, S.
 
Description Candi Prambanan merupakan situs bersejarah yang terletak di daerah dengan curah hujan tinggi, DIY. Genangan air sering yang terbentuk pada halaman candi setelah terjadi hujan terjadi karena kurang efektifnya tanah dalam menginfiltrasi air. Sistem drainase berpori telah dirancang sebagai solusi permasalahan genangan di halaman Candi Prambanan yang terdiri dari drainase bawah permukaan dan paving block di permukaan tanah menggunakan material beton berpori. Beton berpori yang digunakan merupakan jenis beton non pasir dengan Bantak Merapi dan abu vulkanik sebagai agregatnya. Pembuatan beton tanpa menggunakan pasir menyebabkan meningkatnya pori-pori beton hingga mencapai 20-25% dengan koefisien permeabilitas sebesar 1.3 × 10-3 m/s, jauh lebih besar dari tanah pasir pada halaman candi yang sebesar 1.2 × 10-5 m/s. Sistem drainase dimodelkan dengan mewakilkan kondisi di halaman candi menjadi tiga potongan melintang menggunakan software Seep/W untuk melihat keefektifan saluran drainase dalam mengalirkan air. Fungsi hujan jam-jaman kondisi ekstrim dengan kala ulang 10 tahun sebesar 146.894 mm dan kala ulang 15 tahun sebesar 155.409 mm serta hujan bulanan pada bulan terbasah yaitu pada Februari 2013 digunakan pada kondisi awal saluran drainase. Dari fungsi hujan jam-jaman maksimum dapat dilihat bahwa ketika hujan, permukaan paving menjadi jenuh air, namun tidak membentuk genangan air. Sedangkan dari hasil simulasi hujan bulanan, dapat dilihat bahwa ketika terjadi hujan, paving dan saluran drainase menjadi jenuh. Namun setelah hujan berhenti, air dapat dengan cepat terinfiltrasi dari permukaan paving ke daluran drainase dan kemudian dilanjutkan ke dalam tanah. Sehingga penggunaan sistem drainase berpori dinilai efektif dalam mempercepat infiltrasi air hujan dan mencegah terbentuknya genangan.Kata Kunci: drainase berpori, genangan, hujan, Seep/W
 
Publisher Institut Teknologi Padang
 
Contributor
 
Date 2018-04-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
"Artikel yang telah di Peer Review"
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil/article/view/1000
 
Source JURNAL TEKNIK SIPIL ITP; Vol 5, No 1 (2018): Jurnal Teknik Sipil (JTS) ITP; 45-54
2614-414X
2354-8452
 
Language ind
 
Relation https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil/article/view/1000/665
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library