BIOMASSA AND ACCUMULATION CARBON ON SEAGRASS Enhalus acroides IN GUNUNG BOTAK BAY COASTAL, WEST PAPUA

JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title BIOMASSA AND ACCUMULATION CARBON ON SEAGRASS Enhalus acroides IN GUNUNG BOTAK BAY COASTAL, WEST PAPUA
BIOMASSA DAN PENYERAPAN KARBON OLEH LAMUN Enhalus acroides DI PESISIR TELUK GUNUNG BOTAK PAPUA BARAT
 
Creator Runtuboi, Ferawati
Nugroho, Julius
Rahakratat, Yahya
 
Description Seagrass is a high level and a flowering plant that is fully adapted to life in the coastal and has ability to store carbon by 10% of the carbon content in the oceans.  The research doing at Gunung Botak Bay Coastal South Manokwari Regency with objective of research to estimate seagrass density and to estimate rate accumulation of carbon from Enhalus acroides. Some the stages of the research done is density sample as long to period 2015 (April and Mei) into (September and Ocktober). Other sampling to collecting seagrass to estimate carbon storage in part like daun, rhizome  root and substrat.  Result to showing average carbon accumulation of seagrass in above below ground is rhizome part and higher in Statiun1 (13.16±3.8),stasiun 3 (5.4±2.9) dan stasiun 5 (6.2±1.1) or the generally accumulation carbon in the three is 8.24 kg from Enhalus acroides. Future more, accumulation carbon in sediment as a 1664,2 in dept 0-20 cm and 20-60 cm. Seagrass carbon storage capabilities will assist in mitigation efforts to reduce the impact of climate change in Indonesia, especially in West Papua.
Lamun merupakan tumbuhan tingkat tinggi dan berbunga yang sudah sepenuhnya menyesuaikan diri hidup di dalam perairan dangkal dan memiliki kemampuan menyimpan karbon sebesar 10 %  dari kandungan karbon di lautan. Penelitian ini dilakukan diperairan Teluk Gunung Botak Kabupaten Manowkari, dengan tujuan untuk  (1) mengetimasi kerapatan lamun, (2) mengestimasi laju penyerapan karbon oleh lamun jenis Enhalus acroides. Beberapa tahapan dilakukan pada penelitian ini yakni sampling kerapatan dalam dua periode dan  sampling pengambilan lamun sebagai penentu konsentrasi karbon pada bagian daun, akar dan rhizome serta substrat. Rata rata penyimpan karbon pada jaringan lamun berada pada bagian rhizome dengan nilai tertinggi pada stasiun 1 (13.16±3.8), stasiun 3 (5.4±2.9) dan stasiun 5 (6.2±1.1). Rata rata karbon yang tersimpan pada jaringan lamun sebesar 8.24 kg dan pada substrat sebesar 1664.2 kg. Kemampuan lamun dalam menyimpan karbon ini akan membantu dalam upaya mitigasi dalam mengurangi dampak perubahan iklim Indonesia khususnya di Papua Barat.
 
Publisher Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua
 
Date 2018-11-19
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/47
10.30862/jsai-fpik-unipa.2018.Vol.2.No.2.47
 
Source JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK; Volume 2, Number 2, November 2018; 91-102
JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK; Volume 2, Number 2, November 2018; 91-102
2550-0929
2550-1232
 
Language eng
 
Relation https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/47/32
 
Rights Copyright (c) 2018 JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library