Management of Arfak Rainbow Fish Based on Bioecologycal Aspect (Case in Some River in Manokwari)

JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Management of Arfak Rainbow Fish Based on Bioecologycal Aspect (Case in Some River in Manokwari)
Pengelolaan Ikan Pelangi Arfak ( Melanotaenia arfakensis Allen, 1990) Berbasis Aspek Bioekologi (Kasus Pada Beberapa Sungai di Kabupaten Manokwari)
 
Creator Kaliele, Mariance Y.
Bawole, Roni
Kawulur, Irma E
 
Description The aim of this research is to study the bioecological aspect of Arfak Rainbowfish, distribution long-wieght frequency and management of endemic arfak rainbow fish in Manokwari. This study conducted for five months from 7 September 2015 to 9 Januari 2016. Fish sample were collected from Prafi river, Nimbai river and Aimasi river and brought to fisheries laboratory. The method of this research is descriptive methode with field observation. The result of water quality parameters are temperature average 30.01oC±1,06oC, flow rate is slow 0.92±0,12, the pH 7,80±0,12, oxygen solute 5,38±0,24, average biological oxygen demand for Prafi river 4 mg/L, Nimbai river 3.1 mg/L, Aimasi river 5.2 mg/L and chemical oxygen demand for Prafi river 8.3 mg/L, Nimbai river 14.2 mg/L dan Aimasi river 7.4 mg/L. Long-weight relation shows that the growth is alometric negative (b<3). The management that could be done is reboisation and management of catching that should not be done at the time fish is mature or ready to mate.
Pengelolaan ikan pelangi arfak (Melanotaenia arfakensis Allen, 1990) berbasis aspek bioekologi (kasus pada beberapa Sungai di Kabupaten Manokwari). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek bioekologi, mengetahui distribusi frekuensi panjang dan berat tubuh serta upaya pengelolaan bagi ikan pelangi arfak yang endemik di kabupaten Manokwari. Penelitian dilaksanakan selama lima bulan (7 September 2015 - 9 Januari 2016). Penangkapan contoh ikan dilakukan di S. Prafi, S. Nimbai dan S. Aimasi untuk penanganan dan pengamatan lebih lanjut dilakukan di laboratorium Perikanan.  Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan teknik observasi lapang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa berdasarkan pengukuran parameter kualitas perairan maka suhu yaitu 30,01±1,06, kecepatan aliran relatif lambat 0,92±0,12, derajat keasama 7,80±0,12, oksigen terlarut 5,38±0,24, rata-rata kadar BOD pada S. Prafi 4 mg/l, S. Nimbai 3,1 mg/l, S. Aimasi 5,2 mg/l dan COD pada S. Prafi 8,3mg/l, S. Nimbai 14,2 mg/l dan S. Aimasi 7,4 mg/l. Hubungan panjang berat menunjukkan pertumbuhan alometrik negatif (b<3). Serta upaya pengelolaan yang dapat dlakukan yaitu reboisasi dan pengaturan waktu tangkap ikan yang tidak dlakukan pada saat ikan matang gonad.
 
Publisher Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua
 
Date 2018-11-21
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/56
10.30862/jsai-fpik-unipa.2018.Vol.2.No.2.56
 
Source JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK; Volume 2, Number 2, November 2018; 119-129
JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK; Volume 2, Number 2, November 2018; 119-129
2550-0929
2550-1232
 
Language eng
 
Relation https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/56/37
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library