Growth And Reproduction Of Mulloway Fish (Argyrosomus japonicus) In Estuary Area, Merauke Regency

JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Growth And Reproduction Of Mulloway Fish (Argyrosomus japonicus) In Estuary Area, Merauke Regency
BIOEKOLOGI IKAN GULAMAH (Argyrosomus japonicus) DI DAERAH STUARI PESISIR PANTAI KOTA MERAUKE
 
Creator Sunarni, Sunarni
Maturbongs, Modesta R
 
Description Gulamah fish bioecological research (Argyrosomus japonicas) in the estuary area of the coastal city of Merauke is very important to be done as a management effort. The purpose of the research on the bioecological of Gulamah fish in the estuary area of the coastal city of Merauke is to study aspects of population dynamics and reproductive biology aspects. The study was conducted in the Estuari area of the coastal city of Merauke for 3 months in November 2017 - January 2018. The research station was determined by purposive sampling. Gulamah fish growth patterns based on long and heavy relationship data are allometric negative. fish Gulamah males and females both at station I and station II also have relatively the same condition factor. The sex ratio between male and female Gulamah fish is 1: 1. Maturity level of gonad fish Gulamah caught during the research is still at TKG 1.
Penelitian  bioekologi ikan Gulamah (Argyrosomus japonicas) di daerah estuari pesisir pantai kota Merauke  sangat  penting dilakukan sebagai upaya pengelolaan. Tujuan dari Penelitian tentang bioekologi ikan Gulamah yang ada di daerah estuary pesisir pantai kota Merauke adalah untuk mengkaji aspek dinamika populasi dan aspek biologi reproduksi. Penelitian dilaksanakan di  daerah  Estuari pesisir pantai kota Merauke   selama 3 bulan pada  bulan November Tahun 2017 – Januari  Tahun 2018. Stasiun penelitian ditetapkan secara purposive sampling. Pola  pertumbuhan  ikan Gulamah berdasarkan data hubungan panjang dan berat adalah bersifat allometrik negatif. Nilai faktor kondisi ikan Gulamah selama penelitian terlihat bahwa tidak menunjukkan kemontokan atau kegemukan, hal ini dikarekan ikan-ikan yang tertangkap masih pada masa juvenil hingga remaja  dan belum bereproduksi serta masih berada dalam tahap pembesaran sehingga makanan yang masuk digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan. ikan Gulamah jantan dan betina baik pada stasiun I maupun stasiun II juga memiliki faktor kondisi yang relatif sama. perbandingan antara ikan Gulamah jantan dan betina yaitu 1 : 1. Tingkat kematangan gonad ikan Gulamah yang tertangkap selama penelitian masih berada pada TKG 1.
 
 
Publisher Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Papua
 
Date 2018-05-29
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/46
10.30862/jsai-fpik-unipa.2018.Vol.2.No.1.46
 
Source JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK; Volume 2, Number 1, May 2018; 35-42
JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK; Volume 2, Number 1, May 2018; 35-42
2550-0929
2550-1232
 
Language eng
 
Relation https://ejournalfpikunipa.ac.id/index.php/JSAI/article/view/46/26
 
Rights Copyright (c) 2018 JURNAL SUMBERDAYA AKUATIK INDOPASIFIK
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library