KERAGAAN PEMASARAN BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) DENGAN PENDEKATAN STRUCTURE, CONDUCT AND PERFORMANCE (SCP)

JURNAL GALUNG TROPIKA

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title KERAGAAN PEMASARAN BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) DENGAN PENDEKATAN STRUCTURE, CONDUCT AND PERFORMANCE (SCP)
 
Creator B., Sumarni; Unismuh Makassar
Arwati, Sitti; Universitas Muhammadiyah Makassar
 
Subject agribisnis; pertanian
buah naga; struktur; perilaku; kinerja; saluran pemasaran
 
Description Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemasaran buah naga melalui saluran pemasaran yang diterapkan serta menganalisis efisiensi pemasaran secara analisis Market structure, Market conduct, dan Market performance (diukur dari margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio keuntungan atas biaya). Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai Provinsi Sulawesi Tengah, dengan responden petani 15 orang, pedagang pengumpul 4 orang, pedagang besar I sebanyak 4 orang, pedagang besar II sebanyak 5 orang dan pedagang pengecer 30 orang (pengecer kaki lima dari Sulawesi Tengah 5 orang, dari Makassar 5 orang, supermarket 10 orang, warkop dan cafe 5 orang, serta gerai 5 orang). Penelitian menggunakan analisis deskriptif, analisis marjin, analisis farmer’s share, analisis rasio, dan analisis efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan pemasaran buah naga menggunakan 6 saluran pedagang pengumpul. Pedagang besar I dan pedagang besar II memiliki persaingan secara oligopoly, sedangkan pedagang pengecer memiliki persaingan secara monopolistik. Marjin pemasaran yang paling kecil adalah saluran pemasaran yang kedua dan ketiga. Besar marjin yang adalah Rp. 10.000/kg. Marjin yang paling besar adalah saluran pemasaran keenam dengan marjin sebesar Rp. 111.000/kg. Farmer’s Share yang paling besar diperoleh petani adalah saluran pemasaran pertama, dengan share 100%, dan yang paling kecil adalah saluran keenam yang memiliki share 11,90% terhadap petani. Saluran pemasaran pertama tidak ada biaya pemasaran. Petani menjual langsung kepada konsumen. Sedangkan rasio yang paling tinggi atas biaya-biaya yang digunakan adalah saluran pemasaran keenam sebesar 15,82%. Saluran pemasaran yang efisien ada empat, yaitu saluran pemasaran pertama (0%), kedua (2,17%), ketiga (2,4%) dan keempat (3,33%).
 
Publisher Fapetrik-UMPAR
 
Contributor DRPM Kemenristek Dikti
 
Date 2018-12-26
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnalpertanianumpar.com/index.php/jgt/article/view/367
10.31850/jgt.v7i3.367
 
Source JURNAL GALUNG TROPIKA; Vol 7, No 3 (2018); 184 - 197
JURNAL GALUNG TROPIKA; Vol 7, No 3 (2018); 184 - 197
2407-6279
2302-4178
10.31850/jgt.v7i3
 
Language ind
 
Relation http://jurnalpertanianumpar.com/index.php/jgt/article/view/367/pdf_41
 
Rights Copyright (c) 2018 JURNAL GALUNG TROPIKA
http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library