Analisis Kuat Tekan Bebas Pada Pebambahan Matos Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Semen

Media Ilmiah Teknik Sipil

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Analisis Kuat Tekan Bebas Pada Pebambahan Matos Terhadap Stabilisasi Tanah Lempung Dengan Semen
 
Creator Muda, Anwar
 
Description Penelitian ini bertujuan (1). Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum distabilisasi pasir dan semen (2). Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen. (3). Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung setelah penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen. Metode penelitian dengan beberapa tahapan yaitu : A. Tahap persiapan. Tahap ini dilakukan (1). Menyiapkan contoh tanah lempung Desa Baringin, kota Palangka Raya. (2). Menyiapkan sampel matos, pasir dan semen. B. Tahap pelaksanaan. Pelaksanaan pengujian kuat tekan bebas dengan metode SNI 03-3638-1994. C. Tahap akhir. Tahap akhir yaitu 1. Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum distabilisasi pasir dan semen. 2. Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen 3. Untuk menentukan kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung setelah penambahan matos terhadap stabilisasi pasir dan semen untuk lapis perkerasan jalan raya. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kuat tekan bebas (UCS) tanah lempung sebelum distabilisasi pasir dan semen sebesar 3.51 kg/cm2. Kemudian, kuat tekan bebas (UCS) Pada saat 0% matos pada stabilisasi campuran 28% pasir dan 6% semen nilai UCS sebesar 9.10 kg/cm2. Kemudian, pada saat 2% matos, nilai UCS makin bertambah didapatkan 10.92 kg/cm2 dan bahkan 4% nilai UCS makin meningkat hingga 11.18 kg/cm2. Kemudian, pada saat 6% matos nilai UCS terus makin bertambah hingga 11.44 kg/cm2 dan pada penambahan 8% matos, nilai UCS terjadi peningkatan cukup besar yaitu 13.78 kg/cm2. Sedangkan pada penambahan 10% matos juga mengalami kenaikan nilai UCS sebesar 14,56 kg/cm2. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka bahan tambah matos dapat meningkatkan nilai UCS dan memenuhi syarat sebagai subbase dan base jalan raya. Karena menurut Ingels dan Metcalf, 1972 (dalam Hardiyatmo, 2010), bahwa nilai UCS hasil > 14 kg/cm2 dapat dipergunakan sebagai subbase dan base jalan raya. Sedangkan menurut Ditjen Bina Marga yang didasarkan pada SNI 03-3438-1994 (dalam Hardiyatmo, 2010), bahwa campuran ini belum dapat dipergunakan sebagai subbase dan base jalan raya, karena nilai UCS hasil < 20 kg/cm2.
 
Publisher ‚ÄčInstitute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
 
Date 2016-12-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
text
 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/mits/article/view/328
10.33084/mits.v5i1.328
 
Source Media Ilmiah Teknik Sipil; Vol 5 No 1 (2016): Media Ilmiah Teknik Sipil; 30-39
2407-3857
0216-1346
10.33084/mits.v5i1
 
Language eng
 
Relation http://journal.umpalangkaraya.ac.id/index.php/mits/article/view/328/315
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library