Peranan Transformative Learning dalam Pendidikan Kimia: Pengembangan Karakter, Identitas Budaya, dan Kompetensi Abad ke-21

JRPK: Jurnal Riset Pendidikan Kimia

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Peranan Transformative Learning dalam Pendidikan Kimia: Pengembangan Karakter, Identitas Budaya, dan Kompetensi Abad ke-21
 
Creator Rahmawati, Yuli
 
Description Chemical education not only focuses on developing students’ competencies in understanding chemistry concepts, but also students’ agency, character, and cultural competencies, especially in facing the challenges in the 21st century. Transformative learning focuses on transforming the beliefs, behaviors (attitudes), and emotions which integrating students’ self-critical reflection to develop holistic individuals both hard skills and soft skills. This paper provides the discussion of the roles of transformative learning in chemistry learning in developing students’ character, cultural identity, and 21st century skills. The writer and her research team have been working in conducting research by integrating competence of learners and provide for the strengthening of competencies against the social life learners in the basic principles of transformative learning. Several approaches that have been explored in the research are Social Emotional Learning (SEL), the Dilemmas Stories, Life Cycle Analysis, Socio-Critical Problem-Oriented, Culturally Responsive Teaching, and Science Technology Education Art and Mathematics (STEAM). Integration of transformative learning requires a fundamental paradigm change in the learning process by applying the fundamental principles of 1) constructivism as a referent, 2) empowering teacher-student relationship, and 3) dialectical thinking.  Finally, the study is expected to contribute to the learning and research in chemical education which can be implemented by educators in the context and characteristics of chemistry learning.
 
Keywords
Chemistry Education, Transformative Learning, 21 Century Skills, Character, Cultural Identity.
 
Pendidikan kimia tidak hanya terfokus untuk meningkatkan kompetensi peserta didik pada aspek pengetahuan kimia, namun juga mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan menjadi agent of change, berkarakter, dan berbudaya khususnya dalam menghadapi tantangan abad 21. Pembelajaran dengan prinsip transformative learning terfokus pada mentransformasi beliefs, perilaku (attitudes), dan emosi akan mengintegrasikan refleksi peserta didik terhadap dirinya sendiri (self-critical reflection) yang dikaitkan dengan pengalamannya untuk mengembangkan dan mentransformasi kompetensi peserta didik secara holistik baik hard skills maupun soft skills. Artikel ini memberikan paparan mengenai peranan transformative learning dalam pembelajaran kimia dalam mengembangkan karakter, identitas budaya, dan kompetensi abad ke-21 dari  peserta didik dan memberikan penguatan kompetensi terhadap kehidupan sosial peserta didik dalam bermasyarakat yang dapat dijadikan sebagai keterampilan peserta didik di masa yang akan datang. Pendekatan-pendekatan pembelajaran yang telah dikembangkan oleh peneliti bersama tim peneliti selama tahun 2013-2017 menggunakan dasar prinsip transformative learning dimana proses refleksi peserta didik dan peranan pendidik sebagai transformative educator berperan sangat penting. Pendekatan-pendekatan pembelajaran yang telah diterapkan dalam pembelajaran kimia, yaitu  Social Emotional Learning (SEL), Dilemmas Stories, Life Cycle Analysis, Socio-Critical Problem Oriented, Culturally Responsive Teaching, dan Science Technology Education Art and Mathematics (STEAM). Integrasi transformative learning ini membutuhkan perubahan paradigma mendasar dalam proses pembelajaran, dalam konteks ini pendidik perlu menerapkan 3 prinsip mendasar untuk dijadikan acuan dalam implementasi pendekatan, yaitu: 1) constructivism as referent, 2) empowering teacher-student relationship, and 3) dialectical thinking.  Pada akhirnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pembelajaran dan penelitian pendidikan kimia yang dapat dimanfaatkan bagi pada pendidik dan peserta didik calon pendidik untuk dapat memberikan inovasi pendekatan pembelajaran yang disesuaikan dengan konteks dan karakteristik pembelajaran kimia.
 
Kata kunci
Pembelajaran Kimia, Transformative Learning, Keterampilan Abad 21, Karakter, Identitas Budaya.
 
Publisher LPPM Universitas Negeri Jakarta
 
Date 2018-07-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jrpk/article/view/8134
10.21009/JRPK.081.01
 
Source JRPK: Jurnal Riset Pendidikan Kimia; Vol 8 No 1 (2018): JRPK - Jurnal Riset Pendidikan Kimia, Volume 8 Nomor 1 (2018); 1 - 16
2597-8772
2252-5378
10.21009/JRPK.081
 
Language ind
 
Relation http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jrpk/article/view/8134/5747
http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jrpk/article/view/8134/5748
 
Rights Copyright (c) 2018 Author(s)
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library