FILSAFAT HUKUM DALAM PUTUSAN PENGADILAN/HAKIM

Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title FILSAFAT HUKUM DALAM PUTUSAN PENGADILAN/HAKIM
 
Creator Hutajulu, Marihot Janpieter
 
Description AbstrakPutusan pengadilan merupakan produk hukum yang dihasilkan oleh hakim berdasarkan suatu pertimbangan mendalam atas fakta-fakta hukum yang diajukan kepadanya untuk diputuskan berdasarkan hukum dan keadilan. Oleh karena itu, hakim dalam memutuskan perkara yang diperiksanya, selain harus mendasarkan diri kepada hukum positif, ia juga perlu menggali rasa keadilan yang berkembang di dalam masyarakat. Tulisan ini mencoba untuk menganalisis pengaruh filsafat hukum khususnya yang menyangkut masalah keadilan dalam putusan hakim. Hal ini disebabkan putusan hakim selalu dipandang sebagai sebuah upaya menghadirkan hukum yang kontekstual bagi para pencari keadilan. Hakim oleh karenanya harus dapat menemukan hukum yang bersandar kepada nilainilai yang hidup di dalam masyarakat, khususnya konteks sosial dari perkara sedang yang diperiksanya. Untuk menemukan hukum seperti itu, hakim harus berani keluar dari paradigma legal-positivistik dalam melakukan penafsiran hukum, terutama dalam isi pertimbangan hukum putusannya. AbstractThe court ruling is a legal product that is generated by a judge based on a deep consideration of the legal facts submitted to him/her to be decided based on law and justice. Therefore, in addition to relying on positive law, in deciding cases it is also necessary for the judge to discover the developing sense of justice in the society. This paper attempts to analyze the influence of the philosophy of law, especially concerning the issue of justice in the judge's decision. This is relevant due to the assumption that a judge's decision is an effort to bring the law in context for those seeking justice. The judge must therefore be able to find the law based on the living values of the society, especially in the light of the social context of the particular case being examined. To find such law, the judge had to venture out of the legal-positivistic paradigm on its interpretation of law, particularly in the content of the legal consideration of his/her ruling.
 
Publisher Universitas Kristen Satya Wacana
 
Date 2015-04-08
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournal.uksw.edu/refleksihukum/article/view/439
10.24246/jrh.2015.v9.i1.p91-100
 
Source Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum; Vol 9 No 1 (2015): Jurnal Refleksi Hukum; 91-100
2541-5417
2541-4984
10.24246/jrh.2015.v9.i1
 
Language eng
 
Relation https://ejournal.uksw.edu/refleksihukum/article/view/439/298
 
Rights Copyright (c) 2016 Jurnal Refleksi Hukum
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library