Analisis Daya Saing Ekspor Biji Kopi Indonesia di Pasar Asean Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

J E P A

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Analisis Daya Saing Ekspor Biji Kopi Indonesia di Pasar Asean Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)
 
Creator Effendi, Rosfi Rahmania
Suhartini, Suhartini
 
Subject MEA, spesialisasi perdagangan, daya saing komparatif, kompetitif
 
Description Biji kopi merupakan salah satu produk pertanian Indonesia yang memiliki potensi ekspor di pasar ASEAN dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Hal ini dibutuhkan tingkat daya saing biji kopi dalam persaingan yang semakin bebas dan ketat di pasar ASEAN. Tujuan penelitian ini, adalah: 1) Menganalisis spesialisasi perdagangan biji kopi Indonesia di pasar ASEAN dalam menghadapi MEA, 2) Menganalisis daya saing komparatif biji kopi Indonesia di pasar ASEAN dalam menghadapi MEA, 3) Menganalisis daya saing kompetitif biji kopi Indonesia di pasar ASEAN dalam menghadapi MEA. Metode penelitian ini menggunakan metode purposive serta metode analisis data menggunakan analisis deskriptif, sedangkan metode pengolahan data menggunakan analisis ISP, RCTA, dan XCi.  Biji kopi Indonesia yang dianalisis diperbandingkan dengan Vietnam dan Thailand. Hasil penelitian ini adalah rata-rata nilai ISP dalam kurun waktu 20 tahun  (1994-2013) Indonesia (0,68) dan Thailand (0,19) cenderung sebagai eksportir pada tahap pertumbuhan, sedangkan Vietnam (0,98) berada di  tahap kematangan. Pada tahun 1994-2013 rata-rata nilai RCTA biji kopi Indonesia (1,64) dan Vietnam (7,09) yang memiliki daya saing komparatif. Berbeda dengan Thailand yang hanya -6,37 yang tidak memiliki daya saing komparatif. Rata-rata nilai XCi Indonesia (1,16), Vietnam (1,06), Thailand (1,48). Hal ini bahwa ketiga negara tersebut memiliki daya saing kompetitif terhadap biji kopi. Saran dari penelitian ini adalah meningkatkan kualitas biji kopi Indonesia, namun tetap memiliki harga jual yang setara dengan negara eksportir biji kopi lainnya dan melakukan budidaya kopi sesuai Good Agriculture Product (GAP). Selain itu, industri kopi Indonesia juga harus mendukung petani kopi domestik dengan memprioritaskan penggunaan biji kopi lokal.Kata kunci: Biji kopi, MEA, spesialisasi perdagangan, daya saing komparatif, dan daya saing kompetitif
 
Publisher Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
 
Contributor
 
Date 2017-11-13
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/6
10.21776/ub.jepa.2017.001.01.3
 
Source Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis; Vol 1, No 1 (2017); 22-32
2598-8174
2614-4670
 
Language eng
 
Relation https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/6/7
 
Rights Copyright (c) 2018 J E P A
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library