ANALISIS PERBANDINGAN PEMIKIRAN ABU ‘UBAID AL-QASIM DAN ADAM SMITH MENGENAI PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Millah

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title ANALISIS PERBANDINGAN PEMIKIRAN ABU ‘UBAID AL-QASIM DAN ADAM SMITH MENGENAI PERDAGANGAN INTERNASIONAL
 
Creator Safitri, Junaidi
Fakhri, Abdulmuhaimin
 
Description This article compares Abu 'Ubaid Al-Qasim and Adam Smith’s thought on international trade. Abu ‘Ubaid argued that the role government in international trade is needed to ensure that the laws in Holy Qur'an and Sunnah are implemented. According to Adam Smith, the roles government  is not necessary. Trade capitalism in Smith's thought of improving a country's economy in trade between nations, by removing tariffs and non-tariffs to increase aggregate sales without concern for its own economic goals, that is to achieve prosperity for society. In contrary, Abu 'Ubaid argued the importance of a fair economy for society. This article shows that Abu 'Ubaid's thought provides more certainty for realizing the goals of economic development and creating social welfare. –(Artikel ini membandingkan pandangan Abu ‘Ubaid Al-Qasim dan Adam Smith berkaitan dengan perdagangan internasional. Abu ‘Ubaid Al-Qasim berpandangan bahwa intervensi pemerintah dalam perdagangan internasional  sangat dibutuhkan untuk memastikan hukum-hukum dalam Al-Qur'an dan Sunnah dijalankan.  Sedangkan menurut Adam Smith, peran pemerintah dalam konsep ekspor dan impor di dalam perdagangan internasional harus diminimalisir bahkan sampai pada posisi tidak diperlukan. Kapitalisme perdagangan dalam pemikiran Smith untuk meningkatkan perekonomian suatu negara dalam perdagangan antar bangsa, dengan menghapus berbagai hambatan tarif dan non tarif untuk meningkatkan penjualan yang agregat tanpa memperhatikan tujuan ekonomi itu sendiri, yaitu mencapai kesejahteraan bagi masyarakat. Pandangan ini berbeda dengan Abu ‘Ubaid yang mengarahkan perdagangan international untuk menciptakan sistem ekonomi yang adil bagi masyarakat. Artikel ini menunjukkan bahwa pemikiran Abu ‘Ubaid Al-Qasim lebih memberikan kepastian untuk mewujudkan tujuan pembangunan ekonomi dan menciptakan kesejahteraan sosial.)— Keywords: International trade, export and import, Abu ‘Ubaid Al-Qasim, Adam Smith
 
Publisher Program Magister Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia
 
Contributor
 
Date 2018-02-20
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.uii.ac.id/Millah/article/view/10051
10.20885/millah.vol17.iss1.art5
 
Source Millah: Jurnal Studi Agama; Vol. XVII, No. 1, Agustus 2017 Sistem Moral dan Keadilan Ekonomi Islam Untuk Kesejahteraan; 85-98
2527-922X
1412-0992
 
Language eng
 
Relation http://journal.uii.ac.id/Millah/article/view/10051/8049
 
Rights Copyright (c) 2018 Millah: Jurnal Studi Agama
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library