IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE BRUCE FORCE DALAM GAME SMILEY PONG BERBASIS ANDROID

IJCIT - Indonesian Journal on Computer and Information Technology

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title IMPLEMENTASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE BRUCE FORCE DALAM GAME SMILEY PONG BERBASIS ANDROID
 
Creator Dzikrillah, Gema
Gunawan, A.
Adidarma, Wawang
 
Subject
 
Description Abstract - First thought when hear word of Brute Force is “Destruction” and “Force” this because of our daily life when facing a problem and try everything possible but it’s doesn’t work the final solution is with the force and very often this force end with the destruction. For little example when our door is jammed and the very easy way to open it again is with force and break that door. But when come with artificial Intelligence, Brute Force doesn’t always come with “destruction and “force”. The logic happen here is how to solve the problem with the most easy way and doesn’t required a lot of thinking. At making of this game the implementation of Brute Force isn’t a destruction or a force that came with it in our brain. But a problem solving with a very simple way dan not required a long time thinking to solve it. Work with the simple artificial inteligence smiley pong game also a simple game which is based on the first digital game in the world PONG. The Brute Force roled in Artificial Intellingece (AI) computer which become an opponent to player is this game.Key Word: brute force, implementation, game, pong, artificial intelligenceAbstrak - Pemahaman umum yang muncul ketika mendengar kata Brute Force ialah “kerusakan” dan “paksaan” ini disebabkan keseharian kita bila mengalami masalah hal yang bisal dilakukan setelah semua hal dicoba untuk memecahkan masalah tersebut tapi tidak berhasi maka solusi terakhir ialah dengan sebuah paksaan dan seringkali paksaan ini menghasilkan sebuah kerusakan. Contoh sederhana ketika pintu macet maka penyelesaian mudahnya agar bisa kembali terbuka ialah dengan cara paksa dan merusak pintu tersebut. Tapi jika dikaitkan dengan kecerdasan buatan brute force tidak selalu berkaitan dengan “kerusakan” dan “paksaan”. logika yang terjadi disini ialah bagaimana menyelesaikan masalah dengan cara yang paling sederhana dan tidak memerlukan pemikiran panjang. Pada pembuatan game ini implementasi dari kecerdasan buatan brute force bukan sebuah kerusakan atau pun sebuah paksaan yang tersirat di dalam benak kita, tapi sebuah penyelesaian masalah dengan cara yang paling sederhana dan tidak memerlukan pemikiran panjang untuk menyelesaikannya. Sejalan dengan kecerdasan buatan yang sederhana game smiley pong pun merupakan game yang sederhanan pula yang berdasarkan game digital pertama di dunia yakni PONG. Kecerdasan buatan Brute Force ini berperan didalam Artificial Intelligence ( AI ) komputer yang menjadi lawan bagi pemain di dalam game ini.Kata Kunci: kecerdasan buatan, brute force, implementasi, game, pong
 
Publisher LPPM Universitas Bina Sarana Informatika
 
Contributor
 
Date 2016-11-15
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Artikel yang dipeer-review
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ijcit/article/view/1529
10.31294/ijcit.v1i2.1529
 
Source IJCIT; Vol 1, No 2 (2016): IJCIT - Indonesian Journal on Computer and Information Technology
IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology); Vol 1, No 2 (2016): IJCIT - Indonesian Journal on Computer and Information Technology
2549-7421
2527-449X
10.31294/ijcit.v1i2
 
Language ind
 
Relation https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ijcit/article/view/1529/1143
 
Rights ##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library