IDENTITAS DIRI WARIA DALAM PROFESI FORMAL PADA FORUM KOMUNIKASI WARIA INDONESIA

Jurnal Ilmu Komunikasi (J-IKA)

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title IDENTITAS DIRI WARIA DALAM PROFESI FORMAL PADA FORUM KOMUNIKASI WARIA INDONESIA
 
Creator Retnasary, Maya
 
Description ABSTRACT Transgender may be a most interesting phenomena of various variants of human sexuality. Transvestites may also referred to as transgender. Transgender identity has not been received in social life, resulting in their movements turn into narrow areas of work undertaken is very limited. The emergence of various figures transvestites to the surface is the first step to be accepted in the community effort. Either through skill, intelligence, and so forth. The purpose of this research is to know and understand about transgender identity in formal profession, and how communication occurs both fellow transvestites as well as with co-workers. The method used is phenomenological study, with a qualitative descriptive research. This study draws conclusions that identity as a transgender person can be both subjective and objective. In a show of subjective self-identity as a transvestite, and a fifth informant aware of who he was as a transvestite. Meanwhile, objective self-identity as a transsexual, living as women have been acceptable in his family and friends, although it had received a rejection of the family, but he has been successfully demonstrated by the achievements attained. Keywords: identity , transgender , formal profession.ABSTRAK Waria barangkali menjadi suatu fenomena yang paling menarik dari berbagai varian seksualitas manusia. Waria dapat disebut pula sebagai kaum transgender. Belum diterimanya identitas diri waria dalam kehidupan sosial, mengakibatkan ruang gerak mereka berubah menjadi sempit, bidang pekerjaan yang dijalani pun sangat terbatas. Munculnya berbagai figur waria ke permukaan merupakan langkah awal usaha untuk diterima di masyarakat. Baik melalui keahlian, kecerdasan dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta memahami mengenai identitas diri waria dalam profesi formal, dan bagaimana komunikasi yang terjadi baik sesame waria maupun dengan rekan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah studi fenomenologi, dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini memberikan simpulan bahwa identitas diri sebagai seorang waria dapat bersifat subyektif dan obyektif. Dalam menunjukkan identitas diri subyektif sebagai seorang waria, dan kelima informan menyadari siapa dirinya sebagai seorang waria. Sedangkan, identitas diri obyektif sebagai seorang waria, hidup sebagai perempuan telah dapat diterima di keluarga dan temannya, meskipun sempat mendapat penolakan dari keluarga tetapi ia telah berhasil menunjukkan dengan prestasi-prestasi yang dicapainya. Kata Kunci: identitas diri,waria,profesi formal
 
Publisher Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas BSI
 
Contributor
 
Date 2017-02-14
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jika/article/view/1304
 
Source Jurnal Ilmu Komunikasi; Vol 3, No 2 (2016): JURNAL J-IKA; 119-131
J-IKA; Vol 3, No 2 (2016): JURNAL J-IKA; 119-131
2549-3299
2355-0287
 
Language ind
 
Relation http://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jika/article/view/1304/1105
 
Rights ##submission.copyrightStatement##
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library