Psikologi Islam Kontemporer

JSQ - JURNAL STUDI AL- QUR'AN

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Psikologi Islam Kontemporer
 
Creator Narulita, Sari
 
Subject Psikologi Islam
Kejiwaan
Psikologi Barat
 
Description This study stems from Dr. Zakiah Drajat who began to introduce the psychology of religious views. However, it was not until 1994 that through the national symposium, Islamic psychology enthusiasts were finally collected and came to an agreement to name the new knowledge in the name of Islamic psychology, after many names were proposed, among them the Psychology of Qur'ani, Psychology of Tasawwuf and so on. Islam is a concept that is outside of its adherents; but as a belief, Islam became part of its adherents. To deepen the psychology of the Muslims, it takes a separate study that has not been touched by the study of western psychology. This study is the focus of the study of Islamic psychology.
 Keywords: Islamic Psychology, Psychiatry, Western Psychology
Abstrak
Kajian ini bermula dari usaha Dr. Zakiah Drajat yang mulai mengenalkan psikologi dari tinjauan agama. Namun baru pada tahun 1994, melalui simposium nasional, para peminat psikologi Islam akhirnya dikumpulkan dan muncullah kesepakatan untuk menamakan pengetahuan baru tersebut dengan nama psikologi Islam, setelah sebelumnya, banyak nama diusulkan, di antaranya adalah Psikologi Qur’ani, Psikologi Tasawwuf dan lain sebagainya. Islam adalah konsep yang berada di luar diri pemeluknya; namun sebagai keyakinan, Islam menjadi bagian dari pemeluknya. Untuk mendalami kejiwaan kaum muslim, dibutuhkan kajian tersendiri yang selama ini tidak tersentuh oleh kajian psikologi barat. Kajian inilah yang menjadi fokus kajian psikologi Islam.
 Kata Kunci: Psikologi Islam, Kejiwaan, Psikologi Barat
Kajian ini bermula dari usaha Dr. Zakiah Drajat yang mulai mengenalkan psikologi dari tinjauan agama. Namun baru pada tahun 1994, melalui simposium nasional, para peminat psikologi Islam akhirnya dikumpulkan dan muncullah kesepakatan untuk menamakan pengetahuan baru tersebut dengan nama psikologi Islam, setelah sebelumnya, banyak nama diusulkan, di antaranya adalah Psikologi Qur’ani, Psikologi Tasawwuf dan lain sebagainya. Islam adalah konsep yang berada di luar diri pemeluknya; namun sebagai keyakinan, Islam menjadi bagian dari pemeluknya. Untuk mendalami kejiwaan kaum muslim, dibutuhkan kajian tersendiri yang selama ini tidak tersentuh oleh kajian psikologi barat. Kajian inilah yang menjadi fokus kajian psikologi Islam.
 Kata Kunci: Psikologi Islam, Kejiwaan, Psikologi Barat
 
Publisher Prodi Pendidikan Agama Islam FIS UNJ
 
Date 2015-01-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jsq/article/view/1440
10.21009/JSQ.011.1.04
 
Source Jurnal Studi Al-Qur'an ; Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Studi Al-Qur'an; 55 - 69
Jurnal Studi Al-Qur"an ; Vol 11 No 1 (2015): Jurnal Studi Al-Qur'an; 55 - 69
2339-2614
0216-1648
10.21009/JSQ.011.1
 
Language ind
 
Relation http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jsq/article/view/1440/1629
 
Rights Copyright (c) 2015 Jurnal Studi Al- Qur'an
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library