GAMBARAN PERILAKU PETANI DALAM PENGGUNAAN PESTISIDA DAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP KELUHAN KESEHATAN PETANI DI DESA NETENAEN KABUPATEN ROTE NDAO

Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title GAMBARAN PERILAKU PETANI DALAM PENGGUNAAN PESTISIDA DAN ALAT PELINDUNG DIRI TERHADAP KELUHAN KESEHATAN PETANI DI DESA NETENAEN KABUPATEN ROTE NDAO
 
Creator Tallo, Yofandri Thobias
Littik, Serlie K.A.
Doke, Soni
 
Subject pestisida
perilaku petani
alat pelindung diri
keluhan kesehatan
Petani
 
Description Pestisida adalah zat kimia atau bahan lain yang digunakan petani dalam proses pertanian dengan tujuan untuk meningkatkan produktifitas hasil pertanian. Berdasarkan jenis hama yang akan diberantas, pestisida digolongkan menjadi insektisida, herbisida, nematisida, fungisida, dan rodentisida. Bahan aktif pestisida yang ditemukan mencapai 53 jenis, untuk insektisida didominasi golongan piretroid (41,38%), Organofosfat (13,79%), Karbamat (10,34%). Untuk fungisida sekitar 73,91% berupa mancozeb yang termasuk dalam golongan dithiocarbamat (Marinajati DKK, 2012). Oleh karena itu, penggunaan pestisida tanpa diiringi dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) yang tepat dapat meningkatkan resiko petani mengalami keluhan kesehatan akibat penggunaan pestisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku petani dalam pencampuran pestisida, penyemprotan pestisida, pengamanan pestisida, dan penggunaan APD saat menggunakan pestisida. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode penelitian survey. Lokasi penelitian yaitu Desa Netenaen Kabupaten Rote Ndao. Penelitian dilakukan selama 2 minggu terhitung tanggal 04 Oktober sampai 18 Oktober 2019. Populasi penelitian ini adalah seluruh petani di Desa Netenaen sebanyak 557 petani. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu teknik sampling purposive diperoleh sampel penelitian sebanyak 24 petani. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisa secara deskriptif, penyajian data diuraikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua (100%) petani memiliki perilaku kurang baik dalam pencampuran pestisida, semua (100%) petani memiliki perilaku baik dalam penyemprotan pestisida, sebagian besar (87,5%) petani memiliki perilaku baik dalam pengamanan pestisida sedangkan sisanya (12,5%) memiliki perilaku kurang baik dalam pengamanan pestisida, semua (100%) petani memiliki perilaku kurang lengkap dalam penggunaan APD, semua (100%) petani pernah mengalami keluhan kesehatan akibat menggunakan pestisida.
 
Publisher Pergizi Pangan DPD NTT
 
Date 2022-04-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/filejurnal/article/view/184
10.51556/ejpazih.v11i1.184
 
Source Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan; Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan; 64-80
2745-6536
2085-2371
10.51556/ejpazih.v11i1
 
Language eng
 
Relation https://pergizipanganntt.id/ejpazih/index.php/filejurnal/article/view/184/156
 
Rights Copyright (c) 2022 Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan
https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library