Poligami dalam Persepsi Keluarga Muslim di Kota Gorontalo

Al-Mizan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Poligami dalam Persepsi Keluarga Muslim di Kota Gorontalo
 
Creator Alip, Muh. Ilham
 
Subject Polygamy
Equity
Muslim Family
Gorontalo City
Poligami
Adil
Keluarga Muslim
Kota Gorontalo
 
Description The discourse on polygamy remains something that is widely discussed in society. The pros and cons of polygamy are not only a polemic among scholars but also a serious debate among Muslim families. This article aims to analyze the views of Muslim families in Gorontalo City towards polygamy and the factors that influence the views of Muslim families about polygamy. This research is qualitative research with a descriptive method. The approach used is sociological empirical. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Interviews were conducted with Muslim respondents in Gorontalo City with a purposive sample determination technique. The results of the study show that polygamy in the thinking of the Muslim community in Gorontalo City is an alternative that is carried out in an emergency or certain conditions, and also with some terms and conditions. In understanding the meaning of justice that must be achieved for a husband who practices polygamy, it is equity in terms of material, be it clothing, or food, not in the inclination of the heart or feelings. While polygamy gets a lot of negative views from Muslim families in Gorontalo City because polygamy seems only as a complement to inner instincts, and is far from the practice highlighted by the Prophet Muhammad saw.
Diskursus poligami tetap menjadi sesuatu yang ramai diperbincangkan di masyarakat. Pro kontra poligami ini bukan hanya menuai polemik di kalangan ulama, namun juga menjadi perdebatan serius di kalangan keluarga Muslim. Artikel ini bertujuan menganalisis pandangan keluarga Muslim di Kota Gorontalo terhadap poligami dan faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan keluarga Muslim tentang poligami. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah sosiologis empiris. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada responden Muslim di Kota Gorontalo dengan teknik penentuan sampel berupa purposive sample. Hasil penelitian menunjukkan poligami dalam pemikiran masyarakat Muslim di Kota Gorontalo adalah salah satu alternatif yang dilakukan dalam kondisi darurat atau tertentu, dan juga dengan beberapa syarat dan ketentuan. Dalam memahami makna adil yang harus dicapai bagi seorang suami yang melakukan poligami adalah keadilan dalam hal materi, baik itu sandang, maupun pangan, bukan dalam kecenderungan hati atau perasaan. Sedangkan poligami banyak mendapatkan pandangan negatif dari keluarga Muslim di Kota Gorontalo karena poligami seolah hanya sebagai pelengkap naluri batiniah, dan jauh dari praktik yang ditonjolkan Rasulullah.
 
Publisher LP2M Institut Agama Islam Negeri Sultan Amai Gorontalo
 
Date 2021-12-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Identifier https://journal.iaingorontalo.ac.id/index.php/am/article/view/2414
10.30603/am.v17i2.2414
 
Source Al-Mizan; Vol. 17 No. 2 (2021): Al-Mizan; 339-359
2442-8256
1907-0985
 
Rights Copyright (c) 2021 Al-Mizan
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library