Peningkatan Awareness Masyarakat terhadap Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan 5M sebagai Mitigasi Penyebaran Covid-19

Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Peningkatan Awareness Masyarakat terhadap Pentingnya Penerapan Protokol Kesehatan 5M sebagai Mitigasi Penyebaran Covid-19
 
Creator Efendi, Erfan
Tsauri, Muhammad Shofyan
Putri, Ayu Mei Lisa
Damayanti, Lutfi
Kiptiyah, Khoirotul
Febriana, Anita
Nurhalisa, Siti
Kurniawan, Hendri
Safi’in, Mohammad
Hutama, Dilyan Ardi
Hariyanto, Eka
 
Subject
covid-19; protokol kesehatan; hidup sehat
 
Description Pandemi COVID-19  ini telah menyebabkan masalah serius pada dunia kesehatan global yang berdampak besar terhadap sudut pandang orang menginterpretasikan dunia dalam kegiatan kehidupan sehari-hari. Pemerintah juga turut dalam upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 seperti pemberlakuan pebatasan sosial dan imbauan penerapan Protokol Kesehatan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.Beberapa masyarakat di Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang kurang peduli pada penerapan protokol kesehatan dan penerapan hidup sehat. Kurangnya kepedulian dan pelaksanaan protokol kesehatan ini akibat kurangnya edukasi yang diterima masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan dan hidup sehat untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang bisa dibilang masih cukup tinggi dan perlu diwaspadai. Sehingga diperlukan sosialisasi demi meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya penerapan Protokol Kesehatan dan hidup sehat di era pandemi COVID-19 seperti saat ini. Tujuan diadakannya kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya menurunkan tingkat penyebaran COVID-19, yakni dengan memberikan wawasan serta edukasi pada warga Desa Waturejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang mengenai pentingnya Protokol Kesehatan dan hidup sehat di tengah masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yakni metode partisipatif, dengan beberapa tahapan kegiatan, yaitu : (1) tahapan awal yaitu mengenai sosialisasi yang akan dilakukan dengan penyusunan jadwal penyampaian materi, distribusi kegiatan pada anggota tim, serta materi presentasi; (2) tahapan kedua, merupakan tahap penyampaian sosialisasi yang dipresentasikan langsung melalui power point ; (3) tahapan ketiga, berisi tahap evaluasi dari materi sosialisasi yang telah dipresentasikan dengan kegiatan tanya jawab yang berasal dari peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi; (4) Tahapan keempat, berisi kegiatan pembagian masker yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan hand sanitizer kepada peserta kegiatan; (5) Tahap kelima yaitu tahap pemasangan banner tentang pentingnya protokol kesehatan Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan lancar dan disambut antusiasme warga. Sehingga kesimpulan yang dapat diambil, yaitu bahwa sosialisasi menggunakan metode partisipatif lebih efektif dan efisien dalam penyampaiannya kepada masyarakat.
 
Publisher Universitas Islam Malang
 
Contributor
 
Date 2021-11-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article

 
Identifier http://riset.unisma.ac.id/index.php/JP2M/article/view/13461
10.33474/jp2m.v2i4.13461
 
Source Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M); Vol 2, No 4 (2021): Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
27215148
27215156
10.33474/jp2m.v2i4
 
Language en
 
Rights Copyright (c) 2021 Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M)
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library