STUDI KASUS TERHADAP MAHASISWA YANG MENIKAH SAAT MENEMPUH MASA KULIAH

Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title STUDI KASUS TERHADAP MAHASISWA YANG MENIKAH SAAT MENEMPUH MASA KULIAH
STUDI KASUS TERHADAP MAHASISWA YANG MENIKAH SAAT MENEMPUH MASA KULIAH
 
Creator Juliawati, Dosi
 
Description Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa yang memutuskan menikah muda di saat sedang menempuh masa kuliah sehingga ada peran ganda yang dijalani oleh mahasiswa tersebut dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam melanjutkan pendidikan dan berkeluarga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap motivasi mahasiswa menikah muda, kehidupan pernikahan, perubahan setelah menikah dan kegiatan perkuliahan yang dijalaninya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrinsik. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Kerinci yang sudah menikah dan sedang menjalankan masa kuliah sebanyak 2 orang informan kunci dan 1 orang informan tambahan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan di analisis dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa motivasi menikah pasangan AG dan RN  yaitu karena takut berbuat dosa, karena rasa kasih sayang dan cinta di antara mereka, untuk membuka pintu rezeki dan dorongan dari orangtua mereka. Bentuk kehidupan pernikahan mereka terkait dengan penyesuaian diri dengan pasangan dan keluarga pasangan mempunyai kendala dengan bahasa sehari-hari karena mereka beda budaya. Untuk masalah ekonomi, pasangan ini sudah bisa mandiri tanpa bantuan dari orangtua mereka termasuk biaya kuliah SPP semester. Perubahan partisipan setelah menikah secara pribadi mereka meresa lebih dewasa dengan bertambahnya tanggung jawab sehingga secara psikologis sedikit membebani mereka dan secara psikologis mereka sudah mendapatkan rasa kasih sayang dan perhatian dari pasangan mereka. Kemudian secara sosial, mereka sudah jarang berkumpul dengan teman-teman kuliah mereka. Perkuliahan yang mereka jalni tidak memiliki kendala yang berarti, hal ini dikarenakan mereka memiliki manajemen tugas dan manajemen waktu yang baik, memiliki rasa tanggung jawab dan memiliki rasa sosial yang baik antar sesama.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa yang memutuskan menikah muda di saat sedang menempuh masa kuliah sehingga ada peran ganda yang dijalani oleh mahasiswa tersebut dalam menjalankan tugas dan fungsinya dalam melanjutkan pendidikan dan berkeluarga. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap motivasi mahasiswa menikah muda, kehidupan pernikahan, perubahan setelah menikah dan kegiatan perkuliahan yang dijalaninya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus instrinsik. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Kerinci yang sudah menikah dan sedang menjalankan masa kuliah sebanyak 2 orang informan kunci dan 1 orang informan tambahan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara semi terstruktur dan di analisis dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa motivasi menikah pasangan AG dan RN  yaitu karena takut berbuat dosa, karena rasa kasih sayang dan cinta di antara mereka, untuk membuka pintu rezeki dan dorongan dari orangtua mereka. Bentuk kehidupan pernikahan mereka terkait dengan penyesuaian diri dengan pasangan dan keluarga pasangan mempunyai kendala dengan bahasa sehari-hari karena mereka beda budaya. Untuk masalah ekonomi, pasangan ini sudah bisa mandiri tanpa bantuan dari orangtua mereka termasuk biaya kuliah SPP semester. Perubahan partisipan setelah menikah secara pribadi mereka meresa lebih dewasa dengan bertambahnya tanggung jawab sehingga secara psikologis sedikit membebani mereka dan secara psikologis mereka sudah mendapatkan rasa kasih sayang dan perhatian dari pasangan mereka. Kemudian secara sosial, mereka sudah jarang berkumpul dengan teman-teman kuliah mereka. Perkuliahan yang mereka jalni tidak memiliki kendala yang berarti, hal ini dikarenakan mereka memiliki manajemen tugas dan manajemen waktu yang baik, memiliki rasa tanggung jawab dan memiliki rasa sosial yang baik antar sesama.
 
Publisher Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci
 
Date 2018-02-05
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/192
 
Source Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan; Vol. 13 No. 2 (2017): Tarbawi; 43-49
2615-6547
1858-1080
 
Language ind
 
Relation https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/tarbawi/article/view/192/180
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library