Kajian Ekonomi Subsektor Peternakan di Kawasan Sulampua (Tahun 2014-2019)

J E P A

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Kajian Ekonomi Subsektor Peternakan di Kawasan Sulampua (Tahun 2014-2019)
 
Creator Tungkup, Elfryanty Novita Lumban
 
Subject Peternakan, LQ, Shift Share, Tipologi Klassen, Sulampua (Sulawesi, Maluku, Papua)
 
Description Subsektor peternakan memegang peranan penting dalam mendorong sektor pertanian karena merupakan bagian dari ketahanan pangan nasional, namun dalam perkembangannya subsektor ini belum mendapatkan prioritas setara dengan subsektor lainnya terutama di 10 provinsi di kawasan Sulampua. Secara umum, pertumbuhan ekonomi subsektor ini di provinsi-provinsi di kawasan tersebut masih berfluktuasi selama 2014-2019 dengan kontribusinya terhadap pembentukan PDRB baik PDRB sektor pertanian (rata-rata provinsi 8,80%) maupun PDRB total (rata-rata wilayah 1,57%) tergolong masih sangat rendah. Adapun tujuan dalam penulisan ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi subsektor peternakan di 10 provinsi di regional provinsi (populasi ternak dan unggas, laju pertumbuhan ekonomi, dan pengelompokkan wilayah) dan memperoleh kajian awal mengenai keunggulan komparatif serta potensi pangsa pasar untuk subsektor tersebut. Kajian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik di 10 provinsi di kawasan Sulampua yang mencakup data PDRB tahun 2014-2019, data NTP tahun 2019, serta data populasi ternak dan unggas tahun 2019. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif yang terdiri dari Tipologi Klassen, Location Quotient (LQ) dan analisis Shift Share. Berdasarkan Tipologi Klassen, peternakan di Maluku Utara, Papua dan Papua Barat termasuk relatif tertinggal dibandingkan wilayah lainnya di Sulampua. Dari hasil penghitungan LQ diperoleh bahwa subsektor peternakan di lima provinsi di Pulau Sulawesi, kecuali Sulawesi Selatan adalah subsektor basis, sedangkan hasil analisis Shift Share menunjukkan subsektor peternakan di tiga provinsi (Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua Barat) relatif tidak memiliki daya saing secara nasional. Secara umum, subsektor peternakan di Pulau Maluku dan Papua kurang berkembangkan dibandingkan wilayah-wilayah di Pulau Sulawesi.
 
Publisher Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University
 
Contributor BPS Provinsi Papua Barat
 
Date 2021-10-04
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/727
10.21776/ub.jepa.2021.005.04.4
 
Source Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis; Vol 5, No 4 (2021); 998-1011
2598-8174
2614-4670
 
Language eng
 
Relation https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/727/387
https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/downloadSuppFile/727/256
https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/downloadSuppFile/727/257
https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/downloadSuppFile/727/258
 
Rights Copyright (c) 2021 JEPA
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library