KARAKTER MORFOLOGI DAN FISIOLOGI PERKECAMBAHAN UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH

TEKNOSAINS: MEDIA INFORMASI SAINS DAN TEKNOLOGI

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title KARAKTER MORFOLOGI DAN FISIOLOGI PERKECAMBAHAN UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) PADA PENYIMPANAN SUHU RENDAH
 
Creator Meriem, Selis
Armita, Devi
Alir, Rahmat Fajrin
Masriany, Masriany
 
Subject Allium sativum L., perkecambahan, vernalisasi
 
Description Produktivitas bawang putih yang terbatas di Indonesia membuat komoditas impor semakin meningkat. Perkecambahan bawang putih sangat bergantung pada faktor abiotik yang terkontrol dan tepat termasuk paparan suhu dan kelembaban, karena itu bawang putih ini dapat mengalami fase dorman. Namun, penelitian yang berfokus pada perkecambahan bawang putih masih jarang dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur karakteristik morfologi dan fisiologis siung bawang putih (Allium sativum L.) yang diberi perlakuan suhu yang bervariasi. Perlakuan dilakukan secara eksperimen faktorial dengan satu faktor suhu kamar (K) sebagai kontrol, suhu rendah (dingin) selama 3 hari (R3) dan 5 hari (R5). Suhu dingin dirancang pada 7oC, sedangkan kontrol pada suhu 29oC. Perlakuan awal perkecambahan bawang putih tidak berpengaruh nyata terhadap parameter fisiologis. Namun, perlakuan R5 menunjukkan nilai rata-rata yang jauh lebih tinggi yaitu 18,75% dan persentase kecepatan perkecambahan 16,32% lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Selanjutnya, penyimpanan pada suhu 7oC selama 3 hari menunjukkan laju pertumbuhan 76,44% dan 45,75% lebih tinggi, serta indeks vigor 76,73% dan 45,76% lebih tinggi dibandingkan perlakuan R3 dan kontrol. Perlakuan R5 secara nyata meningkatkan tinggi tanaman, panjang akar dan jumlah daun yang masing-masing 66,43%, 54,45%, dan 50% lebih tinggi dibandingkan dengan R3 dan 84,26%, 61,79%, dan 50% lebih tinggi dari pada tanaman kontrol. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perawatan pra-perkecambahan dalam penyimpanan dingin dapat menginduksi pertumbuhan dan proses perkecambahan yang lebih baik. Untuk meningkatkan varietas bawang putih lokal di Indonesia perlu kajian lebih lanjut khususnya lama penyimpanan dingin yang tepat untuk mengatur dormansi yang mungkin terjadi pada budidaya bawang putih di luar musim tanam yang sesuai.
 
Publisher Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
 
Contributor
 
Date 2021-08-19
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/teknosains/article/view/19992
10.24252/teknosains.v15i2.19992
 
Source TEKNOSAINS: MEDIA INFORMASI SAINS DAN TEKNOLOGI; Vol 15, No 2 (2021): Mei-Agustus; 221-227
Teknosains; Vol 15, No 2 (2021): Mei-Agustus; 221-227
1979-3154
 
Language ind
 
Relation http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/teknosains/article/view/19992/11949
 
Rights Copyright (c) 2021 TEKNOSAINS: MEDIA INFORMASI SAINS DAN TEKNOLOGI
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library