PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM PEREDARAN OBAT DAN MAKANAN TIDAK BERIZIN YANG DIPROMOSIKAN MELALUI MEDIA SOSIAL

Unes Law Review

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM PEREDARAN OBAT DAN MAKANAN TIDAK BERIZIN YANG DIPROMOSIKAN MELALUI MEDIA SOSIAL
 
Creator Zai, Charisman Jaya
Rumapea, Parulian Ganda
Pakpahan, Kartina
Iansyah, Fauzi
 
Description The state has an obligation to protect, supervise every product that is circulated for consumption by the public. This study aims to identify and analyze the form of legal protection for consumers so that illegal drug and food circulation which is circulated through social media does not occur, analyze the criteria for drugs and food without a distribution permit, and forms of accountability for business actors who commit acts normative juridical research methodology using literature study. The data analysis of this research used a qualitative approach. Law Number 80 of 2017 concerning Drug and Food Control was established to protect the public against any drug product whose registration is not registered based on applicable regulations. Accountability for the distribution of illegal drugs can be subject to criminal sanctions based on Article 196 jo 197 of Law Number 30 of 2009 concerning health if it meets the elements of error and unlawful acts.
Negara memiliki kewajiban untuk melindungi, mengawasi setiap produk yang diedarkan untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen sehingga peredaran obat dan makanan ilegal yang diedarkan melalui media sosial sehingga tidak terjadi, menganalisis kriteria dari obat dan makanan tanpa izin edar, dan bentuk pertangung jawaban terhadap pelaku usaha yang melakukan perbuatan. metodologi penelitian yuridis normatif menggunakan studi kepustakaan. Analisis data penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Undang-Undang Nomor 80 Tahun 2017 Tentang Pengawasan Obat dan Makanan dibentuk untuk melindungi masyrakat terhadap setiap produk obat yang registrasinya tidak terdaftar  berdasarkan peraturan yang berlaku. Pertanggung jawaban terhadap peredaran obat ilegal dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan Pasal 196 jo 197 Undang-Undang  Nomor 30 Tahun 2009 Tentang kesehatan apabila memenuhi unsur kesalahan dan perbuatan melawan hukum.
 
Publisher LPPM Universitas Ekasakti Padang
 
Date 2021-07-10
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://review-unes.com/index.php/law/article/view/194
10.31933/unesrev.v3i4.194
 
Source UNES Law Review; Vol 3 No 4 (2021): UNES LAW REVIEW (Juni 2021); 341-352
2622-7045
2654-3605
10.31933/unesrev.v3i4
 
Language eng
 
Relation http://review-unes.com/index.php/law/article/view/194/114
 
Rights Copyright (c) 2021 Charisman Jaya Zai, Parulian Ganda Rumapea, Kartina Pakpahan, Fauzi Iansyah
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library