Infeksi Susunan Saraf Pusat pada Anak: Sebuah Studi Potong Lintang Deskriptif Selama Lima Tahun

Sari Pediatri

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Infeksi Susunan Saraf Pusat pada Anak: Sebuah Studi Potong Lintang Deskriptif Selama Lima Tahun
 
Creator Octavius, Gilbert Sterling
Raditya, Albertus Boyke
Kimberly, Ervina
Suwandi, Jeremiah
Christy, Monica
Juliansen, Andry
 
Subject Infeksi susunan saraf pusat; anak; meningitis; ensefalitis; meningoensefalitis
 
Description Latar belakang. Infeksi susunan saraf pusast memiliki morbiditas dan mortalitas apabila tidak ditangani secara tepat. Penanganan yang tidak sesuai juga berisiko tinggi untuk menimbulkan kecacatan pada kemudian hari. Tipe-tipe infeksi susunan saraf pusat dapat berupa meningitis, ensefalitis dan meningoensefalitis yang memiliki etiologi dan manifestasi klinis yang beragam.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik klinis pada setiap infeksi sistem saraf pusat baik dari segi manifestasi klinis, radiologis, serta terapi pada setiap pasien.Metode. Anak berusia 0-18 tahun yang didiagnosis meningitis, ensefalitis dan meningoensefalitis dari Januari 2015 hingga September 2019 diinklusikan pada studi potong lintang ini. Data diambil melalui rekam medis.Hasil. Terdapat 45 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dan laki-laki mendominasi pada studi ini (57,8%). Meningitis ditemukan pada 37,8% pasien, ensefalitis pada 22,2% pasien, dan meningoensefalitis pada 40% pasien. Tuberkulosis menjadi etiologi tersering yang ditemukan pada studi ini sebesar 71,1%. Median durasi rawat inap terpanjang ditemukan pada pasien dengan meningoensefalitis (15,5 hari) dan kortikosteroid merupakan pengobatan yang sering digunakan untuk mengatasi infeksi susunan saraf pusat.Kesimpulan. Infeksi SSP lebih sering terjadi pada anak di bawah <5 tahun. Sebagian besar anak-anak datang dengan penurunan kesadaran akut dan TB masih merupakan penyebab utama dari infeksi SSP. Pasien dengan meningitis TB atau meningoensefalitis TB datang dengan derajat MRC 2-3 yang berkorelasi dengan morbiditas dan mortalitas tinggi sehingga diagnosis dan tatalaksana yang tepat diperlukan oleh para klinisi untuk memperbaiki luaran pasien.
 
Publisher Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)
 
Contributor
 
Date 2021-06-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/view/1917
10.14238/sp23.1.2021.6-14
 
Source SARI PEDIATRI; Vol 23, No 1 (2021); 6-14
Sari Pediatri; Vol 23, No 1 (2021); 6-14
2338-5030
0854-7823
10.14238/sp23.1.2021
 
Language ind
 
Relation https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/view/1917/pdf
https://saripediatri.org/index.php/sari-pediatri/article/downloadSuppFile/1917/527
 
Rights ##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library