PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) SISWA TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU MELALUI METODE INKUIRI

Teknologi Pendidikan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR (SELF REGULATED LEARNING) SISWA TAMAN KANAK-KANAK ISLAM TERPADU MELALUI METODE INKUIRI
 
Creator Alkomah, Siti
Arief, Zainal Abidin; Universitas Ibn Khaldun Bogor
Kurniati, Kurniati; Universitas Ibn Khaldun Bogor
 
Subject
 
Description Penelitian tindakan kelas ini adalah untuk mengetahui metode inkuiri dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar, siswa, serta bagaimana proses peningkatannya. Masalah  dalam  penelitian  inii  dirumuskan sebagai berikut: Apakah metode inkuiri dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, Apakah metode inkuiri dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa, dan Bagaimana proses peningkatannya. Metode yang digunakan adalah metode kaji tindak berbentuk penelitian tindakan kelas. Partisipan dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelompok A4 SDIT Ummul Quro Bogor Tahun Pelajaran 2019/2020. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknis reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan menarik kesimpulan. Data diambil melalui teknik wawancara untuk studii pendahuluan, observasi, dan studi document`asi.Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode inkuiri dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa; berdasarkan data nilai terendah pada pra-siklus yaitu 19, siklus I : 44, siklus II : 56, dan siklus III : 69, nilai tertinggi pada pra-siklus : 25, siklus I : 88, siklus II : 94, dan siklus III : 94, dengan nilai rata-rata pada pra-siklus : 21, siklus I : 62, siklus II : 75, dan siklus III : 83. Siswa yang mencapai kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB), pada pra-siklus : 0%, siklus I : 3 orang (33%), siklus II : 5 orang (56%), dan siklus III : 7 orang (78%) jadi mengalami kenaikan sebesar 78%. Metode inkuiri dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa; berdasarkan data nilai terendah pada pra-siklus : 25, siklus I : 40, siklus II : 55, dan siklus III : 75, nilai tertinggi pada pra-siklus : 55, siklus I : 85, siklus II : 95, dan siklus III : 95, denga nilai rata-rata pada pra-siklus : 36, siklus I : 58, siklus II : 76, dan siklus III : 88. Siswa yang mencapai kriteria Amat Baik (AB), pada pra-siklus : 0%, siklus I : 2 orang (22%), siklus II : 5 orang (56%), dan siklus III : 8 orang (89%), jadi mengalami kenaikan sebesar 89%. Proses peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian belajar dilaksanakan melalui bermain dengan mekanisme pembelajaran metode inkuiri yang telah tertuang dalam RPPH mulai dari tahap pijakan pengalaman awal sebagai kegiatan pendahuluan, pijakan selama anak main sebagai kegiatan inti, dan pijakan setelah main, sebagai kegiatn penutup
 
Publisher Prodi Teknologi Pendidikan Sekolah Pascasarjana Univ. Ibn Khaldun
 
Contributor
 
Date 2021-06-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TEK/article/view/4926
10.32832/tek.pend.v10i2.4926
 
Source Jurnal Teknologi Pendidikan; Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Pendidikan; 162-172
JURNAL TEKNOLOGI PENDIDIKAN; Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Teknologi Pendidikan; 162-172
2614-7785
2302-738X
10.32832/tek.pend.v10i2
 
Language ind
 
Relation http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/TEK/article/view/4926/id09
 
Rights Copyright (c) 2021 Jurnal Teknologi Pendidikan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library