Determinan Kejadian Stroke pada Pasien Hipertensi (Analisis Data Sekunder IFLS 5)

Jurnal Kesehatan Global

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Determinan Kejadian Stroke pada Pasien Hipertensi (Analisis Data Sekunder IFLS 5)
 
Creator Hidayati, Annisa
Martini, Santi
Hendrati, Lucia Yovita
 
Subject Epidemiologi
Stroke, Faktor Risiko, Pasien Hipertensi, Diabetes, Penyakit Jantung
 
Description Angka prevalensi stroke di Indonesia berdasarkan diagnosis pada penduduk umur ≥ 15 tahun pada tahun 2007-2018 menunjukkan adanya peningkatan, serta sebanyak 51% kematian karena stroke disebabkan oleh hipertensi. Hal tersebut menjadi alasan pentingnya dilakukan upaya pencegahan stroke pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan umur, jenis kelamin, klasifikasi tekanan darah, lama menderita hipertensi, kepatuhan minum obat antihipertensi, penyakit diabetes, penyakit jantung dengan kejadian stroke pada penderita hipertensi. Penelitian ini merupakan jenis studi observasional analitik dengan rancang bangun cross sectional, serta menggunakan data IFLS 5. Pengambilan sampel dilakukan secara bertahap dengan melakukan cleaning data pada populasi penelitian dan seluruh variabel penelitian, kemudian dilakukan penggabungan data hingga diperoleh sampel sebanyak 2.408 orang. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara variabel  umur (p=0,000; OR=2,28; 95%CI=1,490-3,495); jenis kelamin (p=0,002; OR=1,73; 95%CI=1,225-2,451); klasifikasi tekanan darah (p=0,043; OR=1,44; 95%CI=1,012-2,065); kepatuhan minum obat anti-hipertensi (p=0,000; OR=0,41; 95%CI=0,286-0,586); penyakit diabetes (p=0,030; OR=1,66; 95%CI=1,050-2,639); penyakit jantung (p=0,035; OR=1,72; 95%CI=1,039-2,878) dengan kejadian stroke pada penderita hipertensi. Variabel lama menderita hipertensi tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian stroke pada penderita hipertensi (p=0,072; OR=1,01; 95%CI=0,998-1,039). Kesimpulan penelitian yakni ada hubungan umur, jenis kelamin, klasifikasi tekanan darah, kepatuhan minum obat anti-hipertensi, penyakit diabetes, penyakit jantung dengan kejadian stroke pada penderita hipertensi, namun tidak ada hubungan antara lama seseorang menderita hipertensi dengan kejadian stroke pada penderita hipertensi. Saran yang dapat diberikan adalah perlu memiliki pola hidup sehat bagi penderita hipertensi agar terhindar dari penyakit stroke, khususnya pada laki-laki, memiliki diabetes dan penyakit jantung.
 
Publisher Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatah Helvetia
 
Contributor
 
Date 2021-05-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
Cross Sectional Study
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.helvetia.ac.id/index.php/jkg/article/view/4794
10.33085/jkg.v4i2.4794
 
Source Jurnal Kesehatan Global; Vol 4, No 2 (2021): Edisi Mei; 54-65
2614-7866
10.33085/jkg.v4i2
 
Language eng
 
Relation http://ejournal.helvetia.ac.id/index.php/jkg/article/view/4794/430
 
Rights Copyright (c) 2021 Jurnal Kesehatan Global
https://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library