STUDI TENTANG KEKERASAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN MELALUI PEMBESARAN ALAT KELAMIN

Jurnal Litigasi

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title STUDI TENTANG KEKERASAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN MELALUI PEMBESARAN ALAT KELAMIN
STUDI TENTANG KEKERASAN SEKSUAL YANG DILAKUKAN MELALUI PEMBESARAN ALAT KELAMIN
 
Creator Salamor, Anna Maria
Latupeirissa, J.E.
Hehanussa, D.J.A.
Salamor, Y. B.
 
Description  
Violence against women is a global phenomenon that is not affected by racial or ethnic boundaries, culture and social class. One form of violence against women is sexual violence. Sexual violence is a form of violence that can occur in both public and domestic spheres. The legal subjects of perpetrators of sexual violence are usually suffered by women and children who are often seen as weak victims. One form of sexual violence against women is to enlarge the genitals. The problem in this study is whether genital enlargement can be qualified as sexual violence. The research method used is normative juridical. Husband and wife relationship is a fun sexual activity between partners. The concept of masculinity and self-esteem which is shown by the symbolism of the size of the genitals and high sexual ability can lead to sexual violence between partners. In some cases, enlargement of the genitals (penis) is done without the wife (partner) knowing. When penetration occurs and causes a painful feeling, the wife (partner) realizes that the husband's genitals have been enlarged. On the other hand, when the pain arises during penetration, the wife asks to stop or stop for a moment but is ignored and is still forced to penetrate until they are finished. Enlargement of the genitals accompanied by force during intercourse is a form of sexual violence, however it is still considered taboo in domestic life because the wife is ashamed of the public's scrutiny if it is reported to the police.
Keyword: Genitals; Violence; Sexual.
 
Kekerasan terhadap perempuan adalah sebuah fenomena global yang tidak terpengaruh oleh batas-batas rasial atau 1suku, kultur, dan kelas sosial. Salah satu bentuk kekerasan terhadap perempuan adalah kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan bentuk kekerasan yang dapat terjadi baik di ruang publik maupun domestik. Subjek hukum pelaku kekerasan seksual biasanya diderita oleh perempuan dan anak yang seringkali dianggap sebagai korban yang lemah. Salah satu bentuk kekerasan seksual terhadap perempuan adalah dengan melakukan pembesaran alat kelamin. Permasalahan dalam penelitian ini apakah pembesaran alat kelamin dapat dikualifikasikan sebagai kekerasan seksual. Metode penelitian yang digunakan adaah yuridis normatif. Hubungan suami istri merupakan aktivitas seksual yang menyenangkan antar pasangan. Konsep maskulinitas dan harga diri yang ditunjukkan dengan simbolitas pada besarnya alat kelamin dan kemampuan seksual yang tinggi dapat menimbulkan kekerasan seksual diantara pasangan. Dalam beberapa kasus yang terjadi, pembesaran alat kelamin (penis) dilakukan tanpa diketahui oleh istri (pasangan). Ketika penetrasi terjadi dan menimbulkan rasa yang menyakitkan, barulah disadari oleh istri (pasangan) bahwa alat kelamin suami yang telah diperbesar. Dilain sisi, pada saat rasa sakit yang timbul pada saat penetrasi, istri meminta untuk menyudahi atau berhenti sesaat untuk melakukannya tetapi tidak dipedulikan dan tetap dipaksakan untuk melakukan penetrasi hingga selesai. Pembesaran alat kelamin yang disertai dengan paksaan saat berhubungan intim merupakan salah satu bentuk dari kekerasan seksual, akan tetapi masih dianggap tabu dalam kehidupan rumah tangga karena istri yang malu dengan pandangan masyarakat jika dilaporkan ke kepolisian.
Kata Kunci: Alat Kelamin; Kekerasan; Seksual.
 
Publisher Fakultas Hukum Universitas Pasundan
 
Date 2021-04-19
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-Reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi/article/view/3808
10.23969/litigasi.v22i1.3808
 
Source JURNAL LITIGASI (e-Journal); Vol 22 No 1 (2021); 71-89
2442-2274
0853-7100
10.23969/litigasi.v22i1
 
Language eng
 
Relation https://journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi/article/view/3808/1711
 
Rights Copyright (c) 2021 JURNAL LITIGASI (e-Journal)
http://journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library