Pengaruh Jenis Komposter dan Waktu Pengomposan terhadap Pembuatan Pupuk Kompos dari Activated Sludge Limbah Industri Bioetanol

Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Pengaruh Jenis Komposter dan Waktu Pengomposan terhadap Pembuatan Pupuk Kompos dari Activated Sludge Limbah Industri Bioetanol
 
Creator Witasari, Wianthi Septia
Sa'diyah, Khalimatus
Hidayatulloh, Mohammad
 
Subject
activated sludge; aeration; bioactivator; composter; non-aeration

 
Description Hasil samping instalasi pengolahan air limbah di industri bioetanol menghasilkan limbah padat berupa activated sludge. Limbah ini dapat menimbulkan masalah apabila tidak ditangani dengan benar. Diantaranya adalah menurunkan kandungan hara dalam tanah dan mencemari sumber air bersih bila masuk ke badan sungai. Limbah activated sludge dari proses anaerobic biodigesterdi industri bioetanol dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dengan proses pengomposan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh jenis komposter dan waktu pengomposan dalam pembuatan kompos dari activated sludge limbah industri bioetanol terhadap kandungan pupuk kompos yang dihasilkan.Pada proses pengomposan digunakan bioactivator jenis EM4. Jenis komposter yang digunakan adalah komposter aerasi dan dan komposter non-aerasi. Waktu pengomposan yang digunakan adalah blanko, minggu ke-1, minggu ke-2, minggu ke-3 dan minggu ke-4. Dari hasil analisis didapatkan karakteristik fisik pupuk kompos yaitu suhu, pH, Kelembaban, C organik, N total, P total, K total, serta ratio C/N sesuai dengan SNI  19-7030-2004. Penggunaan kompoter jenis aerasi dan non aerasi menghasilkan kualitas pupuk kompos yang memenuhi SNI  19-7030-2004. Waktu pengomposan yang semakin lama memberikan kualitas pupuk kompos yang lebih baik.Side product of the waste water treatment plant in the bioethanol industry produces solid waste in the form of activated sludge.This waste can cause problems if not handled properly. Among them are reducing the nutrient content in the soil and polluting clean water sources when they enter river bodies. Activated sludge waste from the anaerobic biodigester process in the bioethanol industry can be used as organic fertilizer by composting. The purpose of this study was to determine the effect of composter design and composting time in making compost from activated sludge of bioethanol industrial waste on the content of compost produced. In composting process used an EM4 as bioactivator. The composter design used is an aerated composter and a non-aerated composter. The composting time used is blank, week 1, week 2, week 3 and week 4. From the analysis, it was found that the physical characteristics of compost were temperature, pH, humidity, C organic, total N, total P, total K, and the C / N ratio according to SNI 19-7030-2004. The use of aerated and non aerated design composters produces quality compost that meets SNI 19-7030-2004. The longer composting time will provide better quality compost.
 
Publisher Politeknik Negeri Malang
 
Contributor
 
Date 2021-04-29
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion


 
Format application/pdf
 
Identifier http://jtkl.polinema.ac.id/index.php/jtkl/article/view/209
10.33795/jtkl.v5i1.209
 
Source Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan; Vol 5, No 1 (2021): April 2021; 31-40
2579-9746
2579-8537
 
Language eng
 
Relation http://jtkl.polinema.ac.id/index.php/jtkl/article/view/209/pdf
 
Rights Copyright (c) 2021 Wianthi Septia Witasari, Khalimatus Sa'diyah, Mohammad Hidayatulloh
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library