Tinjauan Kritis Terhadap Ajaran Fredrich Schleiermacher Dalam Hubungannya Doktrin Dasar Kristen

Journal Kerusso

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Tinjauan Kritis Terhadap Ajaran Fredrich Schleiermacher Dalam Hubungannya Doktrin Dasar Kristen
 
Creator Titus, Titus
 
Description God created man with many uniqueness from all other types of creation, one of which is the ability to think and reason about something. The purpose of this uniqueness is for humans to become divine partners in protecting and caring for the earth and what is in it. But unfortunately that uniqueness is tainted by because man's own disobedience to God's prohibition in the Garden of Eden.Even so, the human ability to think and reason is not lost. Humans are given the opportunity to work to work on this damaged earth even with pain. This ability to think continues to develop in great works and has become an icon of human civilized history. seen from historical buildings, but also through thoughts that can influence the challenges in people's lives, that is the fruit of the uniqueness of human thought that was created by God.Human thought that has developed over a period of time has become a disaster, where God is no longer needed in the modern world, the rise of liberal theology brings out the power of intellectual thought and intuition. The purity of Christian teachings has become relative and dragged into a vortex of increasingly sharp criticism. Can the Bible dim the teaching deviations, straighten out the understanding that has been dragged into corrupted rationale.
Abstrak Indonesia
Tuhan menciptakan manusia dengan banyak keunikan dari segala jenis ciptaan lainnya, salah satunya adalah kemampuan untuk berpikir dan menalarkan sesuatu.Tujuan dari keunikan itu adalah supaya manusia menjadi mitra Ilahi dalam menjaga dan memelihara bumi serta yang ada di dalamnya.Tetapi sayang keunikan itu tercemar oleh karena ketidaktaatan manusia itu sendiri terhadapan larangan Allah di Taman Eden.                                   Walaupun demikian kemampuan manusia untuk berpikir dan bernalar tidak hilang, manusia diberi kesempatan untuk berkarya mengusahakan bumi yang sudah rusak itu meskipun dengan bersusah payah.Kemampuan berpikir itu terus berkembang dalam sebuah karya-karya besar dan menjadi ikon sejarah beradaban manusia.Karya agung itu bukan hanya terlihat dari bangunan-bangunan bersejarah, tetapi juga melalui pemikiran-pemikiran yang dapat mempengaruhi tantanan dalam kehidupan masyarakat, itulah buah dari keunikan pemikiran manusia yang diciptakan Allah. Pemikiran manusia yang semakin berkembang dalam kurun waktu tertentu menjadi petaka, dimana Allah menjadi tidak diperlukan lagi dalam dunia modern, kebangkitan teologi liberal menyuguhkan kekuatan pemikiran intelektual dan intuisi. Kemurnian ajaran Kristen menjadi menjadi relative dan terseret dalam pusaran kritik yang semakin tajam.Mampukah Alkitab meredupkan penyimpangan pengajaran, meluruskan pemahaman yang terseret dalam rasional yang tercemar.
 
Publisher Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Surabaya
 
Date 2021-03-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.sttii-surabaya.ac.id/index.php/Kerusso/article/view/187
10.33856/kerusso.v6i1.187
 
Source Jurnal Teologi & Pelayanan Kerusso; Vol 6 No 1: Jurnal Teologi & Pelayanan KERUSSO - Maret 2021; 35-46
2714-9587
2407-554X
10.33856/kerusso.v6i1
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.sttii-surabaya.ac.id/index.php/Kerusso/article/view/187/207
 
Rights Copyright (c) 2021 Jurnal Teologi & Pelayanan KERUSSO
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library