Perilaku Petani terhadap Pertanian Buah Naga secara Organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri

Jurnal Agribest

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Perilaku Petani terhadap Pertanian Buah Naga secara Organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri
Perilaku Petani terhadap Pertanian Buah Naga secara Organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri
 
Creator Purnama, Riesta Adyanti
Setyowati, Retno
Wibowo, Agung
 
Subject perilaku;petani;buah naga
Buah Naga; Perilaku; Petani
 
Description Penelitian ini bertujuan mengkaji perilaku petani dalam melaksanakan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri; mengkaji faktor-faktor pembentuk perilaku petani dalam melaksanakan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri; dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor pembentuk perilaku dengan perilaku petani dalam melaksanakan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri. Metode dasar yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive atau sengaja. Lokasi penelitian di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri yaitu Gapoktan Beji Makmur dan Kelompok Wanita Tani Pelangi. Sampel ditentukan dengan metode proportional random sampling, sebanyak 50 responden. Analisis data yang digunakan adalah Rank Spearman IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Perilaku petani dalan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri termasuk dalam kategori baik (2) Faktor pembentuk perilaku petani dalam pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri yaitu penyuluhan berada pada kategori sangat baik, pengetahuan berada pada kategori tinggi, motivasi berada pada kategori tinggi, sikap berada pada kategori baik, dan pendampingan berada pada kategori baik (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan, motivasi, dan pendampingan dengan perilaku petani terhadap pertanian buah naga secara organik, sedangkan faktor penyuluhan dan sikap tidak berhubungan signifikan dengan perilaku petani terhadap pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri.
Pertanian organik merupakan sistem pertanian yang mengutamakan kesehatan dan produktivitas tanaman. Bertujuan untuk menghasilkan pangan yang sehat, berkualitas, dan tetap memperhatikan keseimbangan alam. Pertanian organik kembali digalakkan karena karena pertanian kovensional dianggap gagal dan memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Sulitnya mengubah perilaku dan pola piker masyarakat yang terbiasa dengan pestisida dan pupuk kimia menjadi salah satu kendalanya. Pertanian Penelitian ini bertujuan mengkaji perilaku petani dalam melaksanakan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri; mengkaji faktor-faktor pembentuk perilaku petani dalam melaksanakan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri; dan mengkaji hubungan antara faktor-faktor pembentuk perilaku dengan perilaku petani dalam melaksanakan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri. Metode dasar yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik purposive atau sengaja. Lokasi penelitian di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri yaitu Gapoktan Beji Makmur dan Kelompok Wanita Tani Pelangi. Sampel ditentukan dengan metode proportional random sampling, sebanyak 50 responden. Analisis data yang digunakan adalah Rank Spearman IBM SPSS Statistics 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Perilaku petani dalan pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri termasuk dalam kategori baik (2) Faktor pembentuk perilaku petani dalam pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri yaitu penyuluhan berada pada kategori sangat baik, pengetahuan berada pada kategori tinggi, motivasi berada pada kategori tinggi, sikap berada pada kategori baik, dan pendampingan berada pada kategori baik (3) Terdapat hubungan yang signifikan antara faktor pengetahuan, motivasi, dan pendampingan dengan perilaku petani terhadap pertanian buah naga secara organik, sedangkan faktor penyuluhan dan sikap tidak berhubungan signifikan dengan perilaku petani terhadap pertanian buah naga secara organik di Desa Beji Kecamatan Nguntoronadi Kabupaten Wonogiri.
 
Publisher Universitas Muhammadiyah Jember
 
Contributor

 
Date 2021-03-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/AGRIBEST/article/view/4120
10.32528/agribest.v5i1.4120
 
Source Jurnal Agribest; Vol 5, No 1 (2021): Maret; 1-8
AGRIBEST; Vol 5, No 1 (2021): Maret; 1-8
2615-4862
2581-1339
10.32528/agribest.v5i1
 
Language ind
 
Relation http://jurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/AGRIBEST/article/view/4120/pdf
 
Rights Copyright (c) 2021 Jurnal Agribest
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library