Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata Bahari Kabupaten Pesawaran (Studi Pada Pantai Ketapang Dalam/Cuku Upas Pesawaran)

Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata Bahari Kabupaten Pesawaran (Studi Pada Pantai Ketapang Dalam/Cuku Upas Pesawaran)
 
Creator Ma, Arahman
Hutagalung, Simon Sumanjoyo
Meiliyana, Meiliyana
 
Description Kabupaten Pesawaran sedang fokus mengembangkan Potensi Wisata Bahari khususnya Pantai Ketapang Dalam/Cuku Upas. Pengembangan yang dilakukan oleh kabupaten Pesawaran yakni dengan strategi pencapaian tujuan dan sasaran pengembangan pariwisata Pesawaran. Permasalahan mendasar yang ada dalam Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pesawaran adalah belum maksimalnya pada tahapan analisis lingkungan baik internal maupun eksternal, khususnya karena minimnya sarana pendukung wisata di Pesawaran yaitu terhambat dengan pendanaan dan pola pikir masyarakat sekitar (pelaku eksternal), sehingga perlu dukungan dari berbagai pihak untuk pengembangan potensi wisata bahari. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal pengembangan wisata bahari Pantai Cuku Upas yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk merumuskan beberapa alternatif strategi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa dalam pengembangan wisata bahari Pantai Cuku Upas Kabupaten Pesawaran, kekuatan dari analisis lingkungan internal Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pesawaran memiliki SDM yang berloyalitas tinggi, kemampuan koordinasi dengan seluruh pihak pengelola, pelatihan SDM secara intensif, serta keindahan lingkungan sosial budaya yang dimiliki Pantai Cuku Upas. Sedangkan, kelemahannya adalah SDM sulit berinovasi, tidak adanya sistem reward dan punishment, dan tidak ada dana khusus untuk wisata bahari. Analisis lingkungan eksternal menunjukkan wisata bahari Pantai Cuku Upas Pesawaran memiliki peluang dari peran Pokdarwis dan masyarakat setempat, peran pelaku bisnis, dan kemajuan teknologi,. Sedangkan, ancamannya yaitu adanya persaingan antar objek wisata lainnya di Pesawaran, ketidakstabilan keadaan ekonomi masyarakat, minimnya pengelolaan sampah, serta kurangnya sarana dan prasarana.
Kabupaten Pesawaran sedang fokus mengembangkan Potensi Wisata Bahari khususnya Pantai Ketapang Dalam/Cuku Upas. Pengembangan yang dilakukan oleh kabupaten Pesawaran yakni dengan strategi pencapaian tujuan dan sasaran pengembangan pariwisata Pesawaran. Permasalahan mendasar yang ada dalam Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pesawaran adalah belum maksimalnya pada tahapan analisis lingkungan baik internal maupun eksternal, khususnya karena minimnya sarana pendukung wisata di Pesawaran yaitu terhambat dengan pendanaan dan pola pikir masyarakat sekitar (pelaku eksternal), sehingga perlu dukungan dari berbagai pihak untuk pengembangan potensi wisata bahari. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis lingkungan internal dan eksternal pengembangan wisata bahari Pantai Cuku Upas yang meliputi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman untuk merumuskan beberapa alternatif strategi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa dalam pengembangan wisata bahari Pantai Cuku Upas Kabupaten Pesawaran, kekuatan dari analisis lingkungan internal Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pesawaran memiliki SDM yang berloyalitas tinggi, kemampuan koordinasi dengan seluruh pihak pengelola, pelatihan SDM secara intensif, serta keindahan lingkungan sosial budaya yang dimiliki Pantai Cuku Upas. Sedangkan, kelemahannya adalah SDM sulit berinovasi, tidak adanya sistem reward dan punishment, dan tidak ada dana khusus untuk wisata bahari. Analisis lingkungan eksternal menunjukkan wisata bahari Pantai Cuku Upas Pesawaran memiliki peluang dari peran Pokdarwis dan masyarakat setempat, peran pelaku bisnis, dan kemajuan teknologi,. Sedangkan, ancamannya yaitu adanya persaingan antar objek wisata lainnya di Pesawaran, ketidakstabilan keadaan ekonomi masyarakat, minimnya pengelolaan sampah, serta kurangnya sarana dan prasarana.
 
Publisher Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung
 
Date 2021-02-28
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://administrativa.fisip.unila.ac.id/index.php/1/article/view/54
10.23960/administrativa.v3i1.54
 
Source Jurnal Administrativa; Vol 3 No 1 (2021): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik; 1-11
Jurnal Administrativa; Vol 3 No 1 (2021): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik; 1-11
2714-7673
10.23960/administrativa.v3i1
 
Language ind
 
Relation http://administrativa.fisip.unila.ac.id/index.php/1/article/view/54/42
 
Rights Copyright (c) 2021 Author(s)
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library