MANAJEMEN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK PENYANDANG TUNAGRAHITA

Jurnal Tunas Pendidikan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title MANAJEMEN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK PENYANDANG TUNAGRAHITA
MANAJEMEN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK PENYANDANG TUNAGRAHITA
 
Creator Setiawan, farid
 
Description Sexual violence or sexual harassment has always been a problem that never stops, every year it always increases. Sexual violence can happen to anyone, including children with mental retardation. Children with mental disabilities are those with mental retardation, where their mental condition is below normal limits, this condition is also known as mental retardation, but physically they are normal. It is appropriate to educate them about sexual education, because after all they have to be independent and be able to stand on their own feet. So it takes a proper management management in delivering sexual education to them. Based on the results of the research, it was found that educational management was learning about gender differences and the cultivation of character education. The learning model that can be applied is the center learning model, with the concept of role playing. This is what will be discussed in this article in order to alleviate children with mental retardation from violence or sexual harassment that threatens their future.
Kekerasan seksual ataupun pelecehan seksual selalu menjadi permasalahan yang tidak kunjung meredam, setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan. Kekerasan seksual bisa menimpa siapa saja, termasuk anak penyandang tunagrahita. Anak penyandang tuna grahita adalah mereka yang mengalami keterbelakangan mental, dimana kondisi mentalnya berada dibawah batas normal, kondisi tersebut juga dikenal dengan Retardasi Mental, akan tetapi secara fisik mereka normal. Sudah semestinya untuk memberikan edukasi kepada mereka mengenai pendidikan seksual, karena bagaimanapun juga mereka harus mandiri dan bisa berdiri dengan kaki mereka sendiri. Sehingga dibutuhkan suatu pengelolaan manajemen yang tepat dalam menyampaikan pendidikan seksual kepada mereka. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan manajemen pendidikan yaitu pembelajaran tentang perbedaan gender dan penanaman pendidikan karakter. Model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah model pembelajaran sentra, dengan konsep bermain peran. Hal tersebutlah yang akan dibahas dalam artikel ini guna mengentaskan anak-anak penyandang tunagrahita dari kekerasan atau pelecehan seksual yang mengancam masa depan mereka.
 
Publisher LP3M STKIP Muhammadiyah Muara Bungo
 
Date 2021-02-18
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.stkip-mmb.ac.id/index.php/pgsd/article/view/456
10.52060/pgsd.v3i2.456
 
Source Jurnal Tunas Pendidikan; Vol 3 No 2 (2021): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN; 77-87
2621-1629
10.52060/pgsd.v3i2
 
Language ind
 
Relation http://ejournal.stkip-mmb.ac.id/index.php/pgsd/article/view/456/280
 
Rights Copyright (c) 2021 Jurnal Tunas Pendidikan
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library