KAPITAL POLITIK DALAM KONTESTASI MEMPEREBUTKAN KEKUASAAN (STUDY KASUS PEMENANGAN PASANGAN SRI HARTINI – SRI MULYANI DALAM PILKADA KABUPATEN KLATEN TAHUN 2015)

Jurnal Caraka Prabu

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title KAPITAL POLITIK DALAM KONTESTASI MEMPEREBUTKAN KEKUASAAN (STUDY KASUS PEMENANGAN PASANGAN SRI HARTINI – SRI MULYANI DALAM PILKADA KABUPATEN KLATEN TAHUN 2015)
 
Creator Fujilestari, Noer Apptika
 
Description This research reviews about how Sri Hartini – Sri Mulyani couple optimize their political capital in the winning of Klaten General Election in 2015. The triumph of Sri Hartini– Sri Mulyani has a huge political capital influence. There are some important fundamental  considerations, such as: First, Sri Hartini – Sri Mulyani is a figure who is known in Klaten folk because both of them are the wife of the former Regent of Klaten. Second, Sri Hartini – Sri Mulyani is carried by the winning party of general election that is PDIP and supported by some qualify parties for general election as Nasdem, PPP, Hanura and PKS. Third, Sri Hartini – Sri Mulyani has a high financial which is strength enough. The theory which is used in this research is theory of the political Capital of Pierre Bordieu. This research uses descriptive research methods with qualitative approaching. As for the result of this research is Sri Hartini – Sri Mulyani is a couple with the highest capital accumulation than other spouses. From the four political capitals that consist of economic capital, social capital, cultural capital and symbolic capital Sri Hartini – Sri Mulyani couple has a very strong social capital than other candidate, especially in terms of the network that supports both,  network of non formal and formal. PDIP as the party which brings SriHartini – Sri Mulyani is the party with the highest base mass in Klaten. in other hand, the popularity of Sri Hartini – Sri Mulyani as the wife of a former Regent of Klaten and as political figure of women who be able to take the sympathy of the citizens to choose Sri Hartini – Sri Mulyani as head of their  region. The solidarity of political parties and civic organizations that support the role of klaten local elites are able to muster the mass votes to win the couple Sri Hartini – Sri Mulyani in Klaten Election 2015.
Key words : political capital, ekonomic capital, social capital, cultural capital, simbolic capital.
Penelitian ini membahas tentang bagaimana pasangan Sri Hartini - Sri Mulyani mengoptimalkan modal politiknya dalam kemenangan Pemilu Klaten 2015. Kemenangan Sri Hartini - Sri Mulyani memiliki pengaruh modal politik yang sangat besar. Ada beberapa pertimbangan mendasar yang penting, seperti: Pertama, Sri Hartini - Sri Mulyani adalah sosok yang dikenal di masyarakat Klaten karena sama-sama adalah istri mantan Bupati Klaten. Kedua, Sri Hartini - Sri Mulyani diusung oleh partai pemenang pemilihan umum yaitu PDIP dan didukung oleh beberapa partai yang lolos pemilihan umum seperti Nasdem, PPP, Hanura dan PKS. Ketiga, Sri Hartini - Sri Mulyani memiliki finansial tinggi yang cukup kuat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Modal politik Pierre Bordieu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Sri Hartini - Sri Mulyani merupakan pasangan dengan akumulasi modal tertinggi dibandingkan pasangan lainnya. Dari empat modal politik yang terdiri dari modal ekonomi, modal sosial, modal budaya dan modal simbolis Sri Hartini - pasangan Sri Mulyani memiliki modal sosial yang sangat kuat dibandingkan calon lainnya, terutama dalam hal jaringan yang mendukung baik jaringan non formal maupun nonformal. resmi. PDIP sebagai pihak yang mempertemukan SriHartini - Sri Mulyani merupakan partai dengan basis massa tertinggi di Klaten. Di sisi lain, popularitas Sri Hartini - Sri Mulyani sebagai istri mantan Bupati Klaten dan sebagai tokoh politik perempuan yang mampu mengambil simpati warga untuk memilih Sri Hartini - Sri Mulyani sebagai kepala daerahnya. Solidaritas parpol dan ormas yang mendukung peran elit lokal klaten mampu menghimpun suara massa untuk memenangkan pasangan Sri Hartini - Sri Mulyani pada Pilkada Klaten 2015.
Kata Kunci: Modal Politik, Modal Ekonomi, Modal Sosial, Modal Budaya, Modal Simbolik.
 
Publisher Universitas Jenderal Ahmad Yani
 
Date 2019-06-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-caraka-prabu/article/view/339
10.36859/jcp.v3i1.339
 
Source Jurnal Caraka Prabu; Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Caraka Prabu; 22-44
2746-4741
2597-4890
10.36859/jcp.v3i1
 
Language ind
 
Relation http://ejournal.fisip.unjani.ac.id/index.php/jurnal-caraka-prabu/article/view/339/173
 
Rights Copyright (c) 2019 Jurnal Caraka Prabu
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library