IKHTISAR PERADABAN KOTA DENPASAR SEBAGAI KOTA PUSAKA BERDASARKAN DATA CAGAR BUDAYA

Siddhayatra

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title IKHTISAR PERADABAN KOTA DENPASAR SEBAGAI KOTA PUSAKA BERDASARKAN DATA CAGAR BUDAYA
 
Creator BASUDEWA, DEWA GEDE YADHU
 
Subject
Ikhtisar Peradaban; Kota Pusaka; Cagar Budaya
 
Description Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan keragaman pusaka yang tersebar di Kota Denpasar, khususnya pusaka budaya bersifat benda (Cagar Budaya). Keragaman pusaka budaya berupa Cagar Budaya tersebut menjadikan Kota Denpasar menyandang predikat kota pusaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis, sebaran dan periodisasi pusaka budaya (Cagar Budaya) yang nantinya digunakan sebagai data ikhtisar peradaban Kota Denpasar sebagai kota pusaka, karena selama ini pusaka budaya yang dikenal luas hanya berupa pura, puri, purana dan pasar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan studi kepustakaan melalui pendekatan kualitatif di keempat kecamatan Kota Denpasar. Hasil penelitian ini menghasilkan jumlah data Cagar Budaya sebanyak 304 tersebar pada empat kecamatan di Kota Denpasar yang berasal dari masa megalitik (prasejarah) dengan jenis Cagar Budaya seperti punden berundak, arca bercorak megalitik, menhir, lumpang batu, kedok muka, palung batu, dan dolmen. Kemudian masa sejarah di mulai sekitar abad X-XIII Masehi (masa Bali Kuna), masa Bali Madya (pengaruh Majapahit) sekitar abad XIV-XVI Masehi, hingga masa Kerajaan Puri di Bali sekitar abad XVII-XX Masehi dengan jenis Cagar Budaya seperti arca, prasada, gapura, gedong, prasasti, lingga yoni, fragmen bangunan, struktur petirtaan, bale kulkul, dan keris. Selanjutnya muncul masa Islam yang berkembang sekitar abad XVII-XX Masehi dengan jenis Cagar Budaya seperti rumah panggung, masjid, mimbar, al-quran, makam, dan keranda. Masa Penjajahan Kolonial Belanda dan Jepang sekitar abad XX Masehi memperlihatkan jenis Cagar Budaya seperti museum, hotel, pertokoan, meriam, dan makam. Hingga masa setelah Kemerdekaan dengan meninggalkan jenis-jenis Cagar Budaya seperti kampus Fakultas Sastra Udayana yang resmi dibuka oleh Ir. Soekarno pada pada tanggal 29 September 1956, sekolah, dan situs kampung arab.
 
Publisher Balai Arkeologi Sumatera Selatan
 
Contributor
 
Date 2021-02-08
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-Reviewed Article

 
Format application/pdf
 
Identifier http://siddhayatra.kemdikbud.go.id/index.php/siddhayatra/article/view/186
10.24832/siddhayatra.v25i2.186
 
Source Siddhayatra: Jurnal Arkeologi; Vol 25, No 2 (2020): JURNAL ARKEOLOGI SIDDHAYATRA; 76-95
Siddhayatra; Vol 25, No 2 (2020): JURNAL ARKEOLOGI SIDDHAYATRA; 76-95
2598-1056
0853-9030
 
Language eng
 
Relation http://siddhayatra.kemdikbud.go.id/index.php/siddhayatra/article/view/186/pdf
 
Coverage


 
Rights Copyright (c) 2020 Siddhayatra: Jurnal Arkeologi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library