Diplomasi Publik dan Media: Penggunaan Jaringan Penyiaran Al-Jazeera dalam Krisis Diplomatik Qatar 2017-2019

Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISPO)

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Diplomasi Publik dan Media: Penggunaan Jaringan Penyiaran Al-Jazeera dalam Krisis Diplomatik Qatar 2017-2019
 
Creator Kusuma, Salsabila Arini
Purnama, Chandra
Darmawan, Wawan Budi
 
Subject Al-Jazeera, krisis diplomatik, penyiaran internasional, diplomasi publik, Qatar
 
Description Krisis diplomatik Qatar terjadi ketika Arab Saudi, UAE, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada 2017. Qatar dituduh mendukung terorisme seiring kedekatannya dengan Iran dan organisasi-organisasi teroris di Timur Tengah. Krisis diplomatik itu diikuti pula dengan perang media antara kedua belah pihak. Empat negara tersebut melakukan berbagai propaganda untuk memenangkan opini publik internasional selama berlangsungnya krisis. Qatar yang terancam posisi strategisnya kemudian menggunakan pendekatan diplomasi publik sebagai upaya melawan propaganda tersebut. Artikel ini membahas diplomasi publik Qatar melalui jaringan Al-Jazeera dalam menghadapi krisis diplomatik di Timur Tengah tahun 2017-2019 dengan menggunakan konsep “Tiga Dimensi Diplomasi Publik” dari Joseph S. Nye, yang kemudian dikembangkan oleh Mark Leonard, sebagai kerangka teoritiknya. Pengumpulan data dilakukan melalui investigasi media online dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Qatar melalui Al-Jazeera melakukan tiga dimensi diplomatik terkait krisis diplomatiknya dengan empat negara Arab, yakni komunikasi rutin, strategis dan jangka panjang.Qatar's diplomatic crisis broke out when Saudi Arabia, the United Arab Emirates, Bahrain, and Egypt, known as the Arab Quartet, cut their diplomatic ties with Qatar in 2017. The Arab Quartet alleged Qatar of being a supporter of terrorism due to its proximity to Iran and certain terrorist organizations. The termination of diplomatic relations happened along with a media war between the two parties. The four countries carried out propaganda to win international public opinion during the crisis. Qatar, which was threatened, used public diplomacy as a counter-attack. This article employs the concept of three dimensions of public diplomacy by Joseph S. Nye, which was later developed by Mark Leonard, as a theoretical framework. Required data were collected through online media investigation and interviews. Research findings show that all three dimensions of public diplomacy were found in Qatari public diplomacy enforcement through Al-Jazeera related to its diplomatic crisis with the Arab Quartet, namely routine, strategic, and long term communication.
 
Publisher Centre for Asian Social Science Research (CASSR), FISIP, UIN Bandung
 
Contributor Chandra Purnama, Program Studi Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Indonesia
Wawan Budi Darmawan, Program Studi Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Indonesia
 
Date 2020-12-31
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jispo/article/view/8176
10.15575/jispo.v10i2.8176
 
Source JISPO : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Vol 10, No 2 (2020): JISPO Vol 10 No 2 2020; 141-168
JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; Vol 10, No 2 (2020): JISPO Vol 10 No 2 2020; 141-168
2579-3098
2303-3169
 
Language eng
 
Relation http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jispo/article/view/8176/5096
http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jispo/article/downloadSuppFile/8176/1281
 
Rights Copyright (c) 2020 Salsabila Arini Kusuma
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library