Pengaruh Partisipasi Cyber Army dan Perubahan Budaya Media Sosial Terhadap Keberadaan Budaya Melayu Riau

KOMUNIDA : MEDIA DAKWAH DAN KOMUNIKASI

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Pengaruh Partisipasi Cyber Army dan Perubahan Budaya Media Sosial Terhadap Keberadaan Budaya Melayu Riau
 
Creator Daherman, Yudi
Shasrini, Tessa
Setiawan, Harry
 
Subject Cyber Army Participation
Social Media Culture
The Existence of Malay Culture.
Budaya Media Sosial
Keberadaan Budaya Melayu
Partisipasi Cyber Army
 
Description The presence of students in Riau province has been carried away by the sophistication of social media technology, whether they are consumers or producers.Young students of social media activists are required to be creative in using it. Its presenceas a cyber army on social media has become a determining factor in the community formedin each campus based on religion. This continues to spark debate on social media whenthere is an action to defend Islam. The formation of cyber troops by naming them on socialmedia is the Muslim Cyber Army, they are tasked with escorting, filtering, and alsoclarifying news or information circulating on social media, especially on Instagram socialmedia. This study aims to determine how much influence the role of the cyber army has andchanges in social media culture on the existence of Malay Malay culture, which means thatthe old communication practices that change with new media (social media) lead tocultural changes in social media so that local culture such as Malay culture is changingRiau is affected. The results of the research under study there is a positive and significanteffect simultaneously of 54% of the role of the cyber army in changing social media cultureon the existence of Riau Malay culture. This means that students in Riau province as acyber army have a role in changing social media culture to maintain the existence of Malayculture.
Kehadiran mahasiswa di provinsi Riau sudah terbawa arus kecanggihan teknologi media sosial, apakah mereka sebagai konsumen atau produsen. Penggiat media sosial kalangan muda mahasiswa dituntut kreatif dalam memanfaatkannya. Kehadiran sebagai cyber army di media sosial, menjadi fakor penentu dalam komunitas yang dibentuk di setiap kampus yang berdasarkan keagamaan. Hal ini terus memicu perdebatan di media sosial apabila terjadi aksi bela agama Islam. Terbentukanya pasukan cyber dengan penamaan di media sosial yaitu muslim cyber army, mereka bertugas untuk mengawal, menyaring, bisa juga mengklarifikasi kabar atau info yang beredar di media sosial, khususnya di media sosial Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari partisipasi cyber army dan perubahan budaya media sosial terhadap keberadaan budaya melayu Riau, yang artinya praktik komunikasi lama yang berubah dengan media baru (media sosial) menjadikan perubahan budaya dalam bermedia sosial sehingga gegar budaya lokal seperti budaya melayu Riau terpengaruh. Hasil dari penelitian yang diteliti terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan sebesar 54% dari partisipasi cyber army dalam perubahan budaya media sosial terhadap keberadaan budaya melayu Riau. Artinya mahasiswa di provinsi Riau sebagai cyber army memiliki partisipasi dalam perubahan budaya media sosial terhadap mempertahankan keberadaan budaya Melayu.
 
Publisher Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Parepare
 
Date 2020-12-26
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
 
Format application/pdf
application/pdf
 
Identifier http://ejurnal.stainparepare.ac.id/index.php/komunida/article/view/1601
10.35905/komunida.v10i02.1601
 
Source KOMUNIDA : Media Komunikasi dan Dakwah; Vol 10 No 02 (2020): Komunida: Media Komunikasi dan Dakwah; 197-216
2614-3704
2088-0669
10.35905/komunida.v10i02
 
Language eng
 
Relation http://ejurnal.stainparepare.ac.id/index.php/komunida/article/view/1601/795
http://ejurnal.stainparepare.ac.id/index.php/komunida/article/view/1601/796
 
Rights Copyright (c) 2020 KOMUNIDA : Media Komunikasi dan Dakwah
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library