Rawi Khawarij dalam Sahih Al-Bukhari

Al-Bukhārī: Jurnal Ilmu Hadis

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Rawi Khawarij dalam Sahih Al-Bukhari
Rawi Khawarij dalam Sahih Al-Bukhari
 
Creator Nur Shiddiq, Muhammad
 
Subject Al-Bukhari
Khawarij
Imran ibn Hittan
 
Description This paper discusses the rites of khawarij hereditary in some hadith narations noticable in S{ah{i>h{ al-Bukhari. Among them name was ‘Imran ibn Hittan. Using a literary approach, this article reveals the dispute among hadith scholars whether or not to accept those rites. Ulama who reject the history of heresy experts had accused them as kufr. Whereas ulama who allow the history of bid'ah experts generally have clearrequirements. The requirement is that this narrator is not included in the rawi muttaham bi al-kidhb, and also his history does not call upon his bid'ah. This paper reveals a rawi named ‘Imran ibn Hittan, even though he was a Khawarij, was a thiqah. In his narratives found in Sahih al-Bukhari do not call on the bid'ah that he believes. So that the hadith which is narrated through ‘Imran ibn Hittan does not need to doubt its validity.
 
Tulisan ini mendiskusikan beberapa riwayat hadis di dalam Sahih al-Bukhari yang di dalam sanadnya terindikasi terdapat rawi ahli bid’ah yaitu Khawarij. Di antara rawi Khawarij yang terdapat di dalam Sahih al-Bukhari bernama ‘Imran ibn Hittan. Dengan menggunakan studi pustaka, tulisan ini menemukan informasi bahwa terdapat perbedaan pendapat di kalangan para ahli hadis mengenai penerimaan terhadap riwayat yang berasal dari seorang rawi ahli bid’ah. Ulama yang menolak riwayat ahli bid’ah mendasarkan pendapatnya pada anggapan bahwa mereka adalah orang-orang yang kufur. Sedangkan ulama yang membolehkan riwayat ahli bid’ah umumnya memiliki syarat yang jelas. Syarat tersebut ialah bahwa rawi ini tidak termasuk ke dalam rawi yang muttaham bi al-kizb, dan juga riwayatnya tidak menyeru pada bid’ahnya. Temuan dari tulisan ini adalah bahwa rawi yang bernama ‘Imran ibn Hittan, meskipun merupakan seorang Khawarij, ia adalah seorang yang tsiqah. Di dalam riwayatnya yang terdapat di dalam Sahih al-Bukhari tidak menyeru pada bid’ah yang diyakininya. Sehingga hadis yang diriwayatkan melalui jalur ‘Imran ibn Hittan ini tidak perlu diragukan lagi keshahihannya.
 
Publisher Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Langsa
 
Date 2020-12-22
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/bukhari/article/view/1933
10.32505/al-bukhari.v3i2.1933
 
Source Al-Bukhari : Jurnal Ilmu Hadis; Vol 3 No 2 (2020): Juli - Desember 2020; 149 - 170
2622-7606
2621-3559
10.32505/al-bukhari.v3i2
 
Language ind
 
Relation https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/bukhari/article/view/1933/1339
 
Rights Copyright (c) 2020 Al-Bukhari: Jurnal Ilmu Hadis
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library