Teori Projecting Back dan Argumentum E-Silentio Joseph Schacht dalam Studi Kritik Hadis

Al-Bukhārī: Jurnal Ilmu Hadis

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Teori Projecting Back dan Argumentum E-Silentio Joseph Schacht dalam Studi Kritik Hadis
Teori Projecting Back dan Argumentum E-Silentio Joseph Schact Serta Aplikasinya dalam Studi Kritik Hadis
 
Creator Nurus Syarifah
Ahmad Zainal Mustofa
 
Subject Joseph Schacht
Projecting Back Theory
Argumentum E-Silentio Theory
 
Description This article describes the viewpoint of Joseph Schacht, who argues that hadiths had been used as a secondsources of Islamic law since the caliphates periods. Schacht was an orientalist who studied the hadith usingacademic reasoning. He criticized the authentification of hadiths using Projecting Back theory and theArgumentum E-Silentio. Thus, Schacht denied the truth of the Prophet's traditions the way Muslims do believe in. According to him, hadiths were merely speeches and atitudes of scholars of the second and third centuries of Hijriah who attach their own words to the Prophet to gain Muslims supports for their personal interests. By using a research library and analytical descriptive methods, this article alsopresentthe application example of the two theories in the chosen hadith.
Artikel ini menjelaskan tentang pandangan Joseph Schacht yang beranggapan  bahwa hadis dijadikan sebagai sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur`an dimulai sejak masa kekhalifahan. Joseph Schacht merupakan tokoh orientalis yang mengkaji hadis dengan nalar akademis. Ia mengkritik dan membuka celah negatif tentang keotentikan hadis dengan menggunakan teori Projecting Back dan Argumentum E-Silentio. Dengan demikian, Schacht tidak mempercayai kebenaran hadis Nabi sebagaimana yang dipercayai umat Muslim. Menurutnya, hadis merupakan ucapan dan tindakan ulama pada abad kedua dan ketiga Hijriah yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Untuk melegitimasi perkataannya, maka mereka menyandarkan hadis tersebut kepada nabi Muhammad saw., sehingga umat Islam dapat meyakininya. Dengan menggunakan library research dan metode deskriptif analitis, artikel ini juga menghadirkan contoh aplikasi dari kedua teori tersebut ke dalam suatu hadis.
 
Publisher Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Langsa
 
Date 2020-12-22
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/bukhari/article/view/1545
10.32505/al-bukhari.v3i2.1545
 
Source Al-Bukhari : Jurnal Ilmu Hadis; Vol 3 No 2 (2020): Juli - Desember 2020; 171 -186
2622-7606
2621-3559
10.32505/al-bukhari.v3i2
 
Language ind
 
Relation https://journal.iainlangsa.ac.id/index.php/bukhari/article/view/1545/1340
 
Rights Copyright (c) 2020 Al-Bukhari : Jurnal Ilmu Hadis
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library