Status Reproduksi Belut Sawah (Monopterus albus) yang tertangkap di Desa Kalitinggar, Kabupaten Purbalingga

BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Status Reproduksi Belut Sawah (Monopterus albus) yang tertangkap di Desa Kalitinggar, Kabupaten Purbalingga

 
Creator Amalia, Sa'adatul
Susatyo, Priyo
Sugiharto, Sugiharto
 
Description Ricefield eel is one type of fish whose habitat is in paddy fields and the eel's body does not have scales. Ricefield eel has a high protein, so it is widely consumed and sold in local and international markets. Eel reproduction is a protogynous hermaphrodite  thathas a replacement cycle from female sex to the male sex. This research was conducted in the laboratory of the Faculty of Biology, Jenderal Soedirman University, by taking samples of Ricefield Eel in Kalitinggar Village, Padamara District, Purbalingga Regency. The purpose of this study was to know the relationship between GSI with a certain eel body length, as well as the gonad histology picture of rice eels in each fishing month. The results of the study as many as 54 eel catches. Ricefield eel was caught in May, June, and August 2019. Eel body length ranges from 16-35 cm with a GSI value of 0.32 – 10.36 %. There is a correlation between eels' body length toward GSI with the value p < 0.01, which was tested using Pearson correlation in the SPSS application. Based on observations using a microscope, many of the eels produced females with a body length ranges of 19-32 cm.
Belut sawah merupakan salah satu jenis ikan yang habitatnya di lahan persawahan dan tubuhnya tidak memiliki sisik. Belut sawah memiliki kandungan protein yang tinggi, sehingga banyak dikonsumsi serta dijual di pasar lokal maupun internasional. Reproduksi belut bersifat hermaprodit protogini yang memiliki siklus pergantian dari kelamin betina ke kelamin jantan. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman dengan pengambilan sampel Belut Sawah di Desa Kalitinggar, Kemacatan Padamara, Kabupaten Purbalingga. Tujuan dari penelitian  ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara Indeks Kematangan Gonad (IKG) dengan panjang tubuh belut tertentu, serta gambaran histologi gonad belut sawah pada masing-masing bulan tangkap. Hasil penelitian dari hasil tangkapan belut sebanyak 54 ekor. Belut sawah ditangkap pada bulan Mei, Juni dan Agustus 2019. Panjang tubuh belut dari hasil tangkapan berkisar 16-35 cm dengan nilai IKG sebesar 0,32 - 10,36%. Terdapat korelasi antara panjang tubuh belut dengan ikg dengan nilai p>0,01 yang diuji menggunakan Korelasi pearson pada aplikasi SPSS. Berdasarkan hasil pengamatan menggunakan mikroskop belut yang dihasilkan banyak yang berjenis kelamin betina dengan kisaran panjang 19-32 cm.
 
Publisher Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman
 
Date 2020-12-23
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/3393
10.20884/1.bioe.2020.2.3.3393
 
Source BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed; Vol 2 No 3 (2020): BioEksakta; 411-417
2714-8564
 
Language eng
 
Relation http://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/3393/1968
 
Rights Copyright (c) 2020 BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library