RESEPSI SASTRA MAHASISWA TERHADAP PUISI ANTIKORUPSI DALAM ANTOLOGI PUISI MENOLAK KORUPSI 6

LOA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title RESEPSI SASTRA MAHASISWA TERHADAP PUISI ANTIKORUPSI DALAM ANTOLOGI PUISI MENOLAK KORUPSI 6
 
Creator Wicaksono, Andi
 
Subject
resepsi sastra, mahasiswa, puisi, antikorupsi

 
Description Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang resepsi sastra mahasiswa terhadap puisi antikorupsi yang dimuat di dalam Antologi Puisi Menolak Korupsi 6: Membedah Korupsi Kepala Daerah. Prosedur penelitian yang digunakan untuk melihat aspek resepsi estetik ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan resepsi sastra secara eksperimental. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa resepsi sastra mahasiswa terhadap puisi antikorupsi yang dimuat di dalam buku antologi puisi tersebut secara garis besar sudah sesuai dengan maksud penulisan dan penerbitannya. Adapun tolok ukur kesesuaian resepsi estetis tersebut dilihat dari aspek pemahamannya, kelayakan karya yang dimuat sebagai puisi yang baik, sikap responden terhadap ide-ide yang disampaikan dalam puisi, penentuan sasaran pembacanya, serta peran antologi puisi dan gerakan sastrawan menolak korupsi terhadap pemberantasan korupsi.Kata Kunci: resepsi sastra, mahasiswa, puisi, antikorupsiAbstractThe purpose of this article is to describe and explain about the literary reception of students about anticorruption poems contained in Antologi Puisi Menolak Korupsi 6: Membedah Korupsi Kepala Daerah. The research procedure used to look at this aesthetic reception aspect is a qualitative descriptive method. The approach used in this study is an experimental reception approach. Based on the analysis that has been done, the results are obtained that the students' literary reception on anticorruption poems contained in the poetry anthology book is broadly following the purpose of their writing and publication. The aesthetical appropriateness benchmarks are seen from the aspect of understanding, the appropriateness of works published as good poetry, the respondent's attitude to the ideas expressed in poetry, the determination of the target audience, and the anthology role of poetry and the literary movement against corruption.Keywords: literary reception, students, poetry, anti-corruption
 
Publisher Kantor Bahasa Kalimantan Timur
 
Contributor
 
Date 2020-12-01
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/view/2656
10.26499/loa.v15i2.2656
 
Source LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan; Vol 15, No 2 (2020): LOA; 140--153
2714-8653
1907-073X
 
Language eng
 
Relation http://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/view/2656/1375
 
Rights Copyright (c) 2020 LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library