UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KASAR LIPID Ulva fasciata TERHADAP Bacillus cereus

EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan)

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK KASAR LIPID Ulva fasciata TERHADAP Bacillus cereus
 
Creator Panjaitan, Riong Seulina; Fakultas Farmasi, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, Jln. Sunter Permai Raya, Jakarta Utara
Madayanti, Fida; Departemen Kimia, Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No. 10 Bandung
 
Subject Kimia
antibakteri; lipid; Ulva fasciata
 
Description Abstract: The increasing of antimicrobial resistance in medical field has become a serious problem which is have to be solved by exploring raw material on natural product. Seaweed or macroalgae is one of marine natural wealth of Indonesia’s sea. In this research, lipid extraction of seaweed (macroalgae) Ulva fasciata has been done according to Folch method by using sochlet and mixure of solvent namely chloroform:methanol (2:1/ (v/v)). The result gave two phase namely chloroform phase (0,6% (v/b)) and methanol phase (7,79% (v/b)). Furthermore, both of phase of crude extract lipid Ulva fasciata were tested their antibacterial activities against Bacillus cereus bacterial which is three times. Tetracyclin is used as positive control and the solvent (methanol-chloroform) is used as negative control. The results were both of phase gave antibacterial activity namely 0,02 mm/ μg extract for chloroform phase and 0,02 mm/ μg extract for methanol phase.Abstrak: Peningkatan kasus resistensi antimikroba pada dunia medis telah menjadi masalah yang serius sehingga perlu dilakukan pengeksplorasian bahan baku untuk antibiotik khususnya dari bahan alam. Rumput laut (makroalga) merupakan salah satu kekayaan alam hayati laut Indonesia yang memiliki kandungan lipid. Pada penelitian ini dilakukan ekstraksi lipid rumput laut (makroalga) Ulva fasciata berdasarkan metode Folch dengan menggunakan sokhlet dan campuran pelarut yang digunakan yaitu kloroform:metanol (2:1/ (v/v)). Hasil ekstraksi lipid Ulva fasciata menghasilkan dua fasa yaitu fasa kloroform sebanyak 0,6 % (v/b) dan fasa metanol sebanyak 7,79 % (v/b). Selanjutnya kedua fasa ekstrak kasar lipid Ulva fasciata tersebut diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri Bacillus cereus sebanyak tiga kali pengulangan. Kontrol positif yang digunakan adalah tetrasiklin dan kontrol negatifnya adalah pelarut yaitu kloroform dan metanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua fasa tersebut memberikan aktivitas antibakteri sebesar 0,02 mm/ μg ekstrak untuk fasa klorofrom dan 0,08 mm/ μg ekstrak untuk fasa metanol. 
 
Publisher Pendidikan Kimia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
 
Contributor
 
Date 2017-01-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/EduChemia/article/view/1295
 
Source EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan); Vol 2, No 1 (2017): Available Online in January 2017; 14-24
2502-4787
2502-4779
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/EduChemia/article/view/1295/1037
 
Rights Copyright (c) 2017 EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan)
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library