SINTESIS DAN KARAKTERISASI KITOSAN BERTAUT SILANG GLUTARALDEHIDA SEBAGAI ADSORBEN PEMURNIAN MINYAK AKAR WANGI

EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan)

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title SINTESIS DAN KARAKTERISASI KITOSAN BERTAUT SILANG GLUTARALDEHIDA SEBAGAI ADSORBEN PEMURNIAN MINYAK AKAR WANGI
 
Creator Fathurrahman, Muhammad; Department Kimia, FMIPA, Universitas Pakuan, Jl. Pakuan Bogor PO.BOX 452, Indonesia
Sugita, Purwantiningsih; Department Kimia, FMIPA, Institut Pertanian Bogor, Darmaga, Bogor 16880, Indonesia
Purwaningsih, Henny; Department Kimia, FMIPA, Institut Pertanian Bogor, Darmaga, Bogor 16880, Indonesia
 
Subject Kimia
adsorpsi; kitosan bertaut silang; glutaraldehida; ion Fe(III); minyak akar wangi
 
Description Abstract: Synthesis of glutaraldehyde cross-linked chitosan (chitosan-GA) has been done and characterized by using FTIR and TGA. Adsorption of Fe(III) ion by glutaraldehyde cross-linked chitosan (chitosan-GA) has been studied by using batch method. The objectives of this research are to know optimum adsorption condition of Fe(III) ion by chitosan-GA, then study influence of Cu(II) ion to adsorption of Fe(III) ion and its application to vetiver oil. Optimum conditions are finding out by response surface Box Behnken method. Percent adsorption value of Fe(III) ion by Chitosan-GA (DD = 78%) is about 91,8439% in optimum conditions : weight adsorbent 0,75 gram, temperature 25oC, time contact 360 minutes. Percent adsorption of Fe(III) ion was decreased from 91,9521% to 79,724% because the existence of Cu(II) ion. The color of vetiver oil was changed from dark to reddish brown.Abstrak: Kitosan bertaut silang glutaraldehida (kitosan-GA) disintesis dan dikarakterisasi dengan menggunakan FTIR dan TGA. Adsorpsi ion Fe(III) oleh kitosan-GA telah dipelajari dengan menggunakan metoda Batch. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi optimum dari adsorpsi ion Fe(III) oleh kitosan-GA, kemudian dilanjutkan dengan mempelajari pengaruh ion Cu (II) terhadap adsorpsi Fe(III) dan aplikasinya pada minyak akar wangi. Optimasi dilakukan dengan menggunakan metode respon permukaan desain Box Behnken. Serpih kitosan-GA dengan derajat deasetilisasi 78% mempunyai persen adsorpsi terhadap ion Fe(III) sebesar 91,9521% pada kondisi optimum: bobot adsorben 0,75 gram, suhu 25oC, dan waktu kotak 360 menit. Persen adsorpsi ion Fe(III) yang awalnya 91,9521% mengalami penurunan menjadi 79,7244% akibat adanya ion Cu(II). Minyak akar wangi yang awalnya berwarna gelap kemudian berubah menjadi cokelat kemerahan.
 
Publisher Pendidikan Kimia Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
 
Contributor
 
Date 2017-01-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion

 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/EduChemia/article/view/1300
 
Source EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan); Vol 2, No 1 (2017): Available Online in January 2017; 103-118
2502-4787
2502-4779
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/EduChemia/article/view/1300/1042
 
Rights Copyright (c) 2017 EduChemia (Jurnal Kimia dan Pendidikan)
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library