LATAR SOSIAL DAN KULTURAL PEMBELAJARAN BAHASA

LOA: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title LATAR SOSIAL DAN KULTURAL PEMBELAJARAN BAHASA
 
Creator Rahayu, Atik Sri
 
Subject


 
Description                                                   AbstrakFungsi utama bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Sebagai bahasa kelompok, bahasa berfungsi sebagai alat komunikasi dan interaksi sehari-hari dalam kelompok itu. Pembelajaran bahasa sangat berkaitan erat dengan latar sosial dan budaya. Pembelajaran bahasa tidak hanya menghasilkan sebuah penguasaan pengetahuan, tetapi juga memiliki makna yang berkualitas. Selain itu, bahasa  adalah dasar kebudayaan dan bahasa adalah sebagian kebudayaan. Bahasa, masyarakat, danbudaya merupakan trilogi yang tidak dapat dipisahkan sehingga latar sosial (masyarakat) sangat penting dalam pembelajaran bahasa. Pembelajaran budaya kedua merupakan proses penciptaan makna dalam kontak dengan budaya lain sebagai pengalaman yang melekat pada diri pebelajar dalam pembelajaran lintas budaya. Latar sosial budaya mampu menciptakan kesadaran budaya dalam pembelajaran bahasa kedua. Contextual Teaching and Learning (CTL) ditawarkan sebagai sebuah pendekatan holistik terhadap pendidikan yang dapat digunakan oleh semua siswa, baik yang sangat berbakat maupun siswa yang mengalami kesulitan belajar.Kata kunci: latar sosial dan kultural, pembelajaran bahasa                                                    AbstractThe main function of language is as a means of communication. As a language used in a society, language is used as means of daily communication and interaction in the society. Language learning is closely related tosocial and cultural settings and create not only knowledge acquisition but also qualified meaning. In addition,language is a foundation and a part of a culture. Language, society, and culture are inseparable trylogy that makes social setting (society) so crucial in language learning. Second cultural learning is a process of meaning creation to other cultures as an experience for learners in a cross cultural learning. Social and cultural settingscould create cultural awareness in the second cultural learning. Contextual Teaching and Learning (CTL) is recommended as a holystic approach to education that works for all students, either the talented ones or the ones with learning problems.Key words: social and cultural settings, language learning
 
Publisher Kantor Bahasa Kalimantan Timur
 
Contributor
 
Date 2020-01-16
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/view/2078
10.26499/loa.v9i2.2078
 
Source LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan; Vol 9, No 2 (2014): LOA; 117--126
2714-8653
1907-073X
 
Language eng
 
Relation http://ojs.badanbahasa.kemdikbud.go.id/jurnal/index.php/loa/article/view/2078/1087
 
Rights Copyright (c) 2020 LOA: Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library