Produksi Maggot Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens) pada Media Ampas Tahu dan Feses Ayam

AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Produksi Maggot Black Soldier Fly (BSF) (Hermetia illucens) pada Media Ampas Tahu dan Feses Ayam
 
Creator Masir, Ummul
Fausiah, Andi
Sagita, Sagita
 
Subject
BSF, maggot, pemeliharaan, produksi, ukuran

 
Description Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ampas tahu dan feses ayam pada pemeliharaan maggot (Hermetia illucens) hari ke 5, 10, 15 dengan mengukur panjang, lebar, berat basah dan berat kering. Kegunaan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai manfaat dari produksi maggot dengan menggunakan media yang berbeda. Ampas tahu dan feses ayam dihomogenkan secara manual dan dibagi ke dalam sembilan ember kecil yang disesuaikan dengan banyaknya perlakuan dan ulangan. Tiap ember diisi kurang lebih 2 kg media yang telah dicampur di awal. Telur BSF dimasukkan ke dalam media di mana masing-masing ember sebanyak 2 g. Selanjutnya, dilakukan pengukuran sesuai dengan hari perlakuan. Data yang diperoleh disajiakan dalam bentuk presentasi yang dirancang dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan dianalisis dengan menggunakan program SPSS. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa maggot yang dipelihara sampai hari ke 15 memperlihatkan ukuran panjang yang lebih besar yaitu 1.46 mm berbeda nyata dengan pemeliharaan hari ke 5 dan 10 hari. Lama pemeliharaan menunjukkan adanya relasi terhadap berat basah dan berat kering larva BSF. Diperoleh berat basah pada P1 sebesar 64, 13 g berbeda nyata (P<0,01) dengan nilai P2 dan P3 secara berturut-turut adalah 69,02 g dan 116,77 g. Hasil pengukuran berat kering menunjukkan nilai tertingi pada pemeliharaan hari ke 15 (P3) sebesar 28,39 g berbeda nyata (P<0,01) dengan nilai P1 dan P2 sebesar 7.96dan 28.39, sedangkan nilai P1 dan P2 memiliki nilai yang berbeda namun tetap berada pada taraf yang sama. Pemeliharaan dengan menggunakan media ampas tahu dan feses ayam terhadap lama pemeliharaan diperoleh ukuran Panjang dan lebar larva yang lebih tinggi nilainya pada pemeiharaan hari ke 15. Berat kering dan berat basah berada pada nilai tertinggi pada hari ke 15 pemeliharaan.
 
Publisher Universitas Al Asyariah Mandar
 
Contributor
 
Date 2020-11-10
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article

 
Format application/pdf
 
Identifier https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/agrovital/article/view/1746
10.35329/agrovital.v5i2.1746
 
Source AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian; Vol 5, No 2 (2020): AGROVITAL : Volume 5, Nomor 2 November 2020; 87-90
2541-7460
2541-7452
10.35329/agrovital.v5i2
 
Language eng
 
Relation https://journal.lppm-unasman.ac.id/index.php/agrovital/article/view/1746/577
 
Coverage


 
Rights Copyright (c) 2020 AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library