Deteksi Perubahan Garis Pantai Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman Menggunakan Aplikasi Penginderaan Jauh

JURNAL TEKNIK SIPIL ITP

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Deteksi Perubahan Garis Pantai Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman Menggunakan Aplikasi Penginderaan Jauh
 
Creator Driptufany, Dwi Marsiska; Institut Teknologi Padang
 
Subject Ilmu pengukuran dan pemetaan
Perubahan Garis pantai, Penginderaan jauh, abrasi, akresi
 
Description Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman merupakan kabupaten/kota yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, hal ini mengakibatkan pantai Kabupaten dan Kota Pariaman rentan terjadinya abrasi dan akresi. Selain mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian abrasi dan akresi, sebaran lokasi perubahan garis pantai akibat dampak abrasi dan akresi perlu dipantau secara spasial dan temporal untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih buruk. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi perubahan garis pantai Kab. Padang Pariaman dan Kota Pariaman menggunakan data citra multi temporal. Penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh sebagai kajian yang cepat untuk menganalisis perubahan garis pantai dengan Citra Landsat 7 ETM tahun 2004 dan 2009, Citra Landsat 8 OLI tahun 2014, dan Citra Sentinel 2a tahun 2019 sebagai data sekunder. Perubahan garis pantai diperoleh menggunakan metode overlay peta hasil interpretasi citra 4 waktu pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan perubahan garis pantai tahun 2004-2009 karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -20,98 meter/5 tahun, sedangkan perubahan yang terjadi karena akresi maksimal 0,78 meter/ 5 tahun. Pada garis pantai tahun 2009-2014 terjadinya perubahan karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -41,79 meter/5 tahun, selain itu ada pula perubahan akibat akresi maksimal 8,65 meter/5 tahun. Sedangkan pada garis pantai tahun 2014-2019 terjadi karena abrasi dengan perubahan maksimal sebesar -17,13 meter/5 tahun, dan akresi maksimal 10,15 meter/5 tahun. Dari tahun 2004-2019 garis pantai banyak mengalami abrasi karena beberapa penyebabnya seperti gempa bumi, pasang air laut dan kurangnya batu pemecah ombak, sedangkan akresi yang terjadi pada kawasan pantai terjadi karena sedimentasi pasir laut oleh kawasan pantai serta beberapa faktor pembangunan yang sedang marak dilakukan di kawasan pesisir pantai Padang Pariman untuk meningkatkan kualitas pariwisata.Kata kunci: perubahan garis pantai, penginderaan jauh, abrasi, akresi
 
Publisher LP2M ITP
 
Contributor
 
Date 2020-07-30
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
"Artikel yang telah di Peer Review"
 
Format application/pdf
 
Identifier https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil/article/view/1254
 
Source JURNAL TEKNIK SIPIL ITP; Vol 7, No 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL (JTS) ITP; 43-50
2614-414X
2354-8452
 
Language ind
 
Relation https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil/article/view/1254/881
 
Rights  Berikut pernyataan mengenai hak dan lisensi dalam Jurnal Teknik Sipil ITP : 1. LisensiPenggunaan artikel yang non-komersial akan diatur oleh lisensi Atribusi Creative Commons seperti yang saat ini ditampilkan pada Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. 2. Jaminan PenulisPenulis menjamin bahwa artikel tersebut asli, ditulis oleh penulis yang disebutkan, belum dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung pernyataan yang melanggar hukum, tidak melanggar hak orang lain, tunduk pada hak cipta yang dipegang secara eksklusif oleh penulis dan bebas dari setiap hak pihak ketiga, dan bahwa izin tertulis yang diperlukan untuk mengutip dari sumber lain telah diperoleh oleh penulis. 3. Hak PenggunaSemangat JTS ITP adalah untuk menyebarluaskan artikel yang diterbitkan sebebas mungkin. Di bawah lisensi Creative Commons, JTS ITP mengizinkan pengguna untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, dan melakukan pekerjaan hanya untuk tujuan non-komersial. Pengguna juga perlu mengaitkan penulis dan JTS ITP pada pendistribusian karya dalam jurnal. 4. Hak PenulisPenulis mempertahankan hak-hak berikut:Hak cipta, dan hak kepemilikan lainnya yang berkaitan dengan artikel, seperti hak paten, Hak untuk menggunakan substansi artikel dalam karya sendiri di masa depan, termasuk kuliah dan buku, Hak untuk mereproduksi artikel untuk keperluan sendiri, asalkan salinannya tidak ditawarkan untuk dijual, Hak untuk mengarsipkan sendiri artikel tersebut, Hak untuk mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi artikel yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awal dalam jurnal ini (Jurnal Teknik Sipil ITP). 5. Co-Authorship Jika artikel itu disusun bersama oleh penulis lain, penandatangan formulir ini menjamin bahwa ia telah diberi wewenang oleh semua penulis bersama untuk menandatangani perjanjian ini atas nama mereka, dan setuju untuk memberi tahu rekan penulisnya tentang ketentuan persetujuan ini. 6. PengakhiranPerjanjian ini dapat diakhiri oleh penulis atau JTS ITP setelah pemberitahuan dua bulan di mana pihak lain telah secara material melanggar perjanjian ini dan gagal untuk memperbaiki pelanggaran tersebut dalam waktu satu bulan setelah diberikan pemberitahuan oleh pihak terminasi yang meminta pelanggaran tersebut untuk diperbaiki. Tidak ada pelanggaran atau pelanggaran perjanjian ini akan menyebabkan perjanjian ini atau lisensi yang diberikan di dalamnya untuk mengakhiri secara otomatis atau mempengaruhi definisi JTS ITP. 7. RoyaltiPerjanjian ini memberikan hak kepada penulis untuk tidak ada royalti atau biaya lainnya. Sejauh diizinkan secara hukum, penulis melepaskan haknya untuk mengumpulkan royalti relatif terhadap artikel sehubungan dengan penggunaan artikel oleh JTS ITP atau sublisensi-nya. 8. Lain-lainJTS ITP akan menerbitkan artikel (atau menerbitkannya) di jurnal jika proses editorial artikel berhasil diselesaikan dan JTS ITP atau sublisensi-nya telah berkewajiban untuk memiliki artikel yang diterbitkan. JTS ITP dapat menyesuaikan artikel dengan gaya tanda baca, ejaan, huruf besar, referensi, dan penggunaan yang dianggap tepat. Penulis mengakui bahwa artikel tersebut dapat dipublikasikan sehingga akan dapat diakses oleh publik dan akses tersebut akan gratis bagi pembaca.   
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library