Pengaruh Interval Penyiraman dan Pemberian Mikoriza terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) pada Berbagai Media Tanam

AGRINULA: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Pengaruh Interval Penyiraman dan Pemberian Mikoriza terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) pada Berbagai Media Tanam
Effect of Watering Interval and Giving Mycorrhizae to Growth Cocoa Seedlings (Theobroma cacao L.) on Various of Growing Media
 
Creator Kurniawan, Dedi
 
Description Pendahuluan: Tujuan penelitian ini untuk menentukan interval penyiraman, pemberian mikoriza, serta media tanam terbaik pada pembibitan kakao.
Metode Penelitian: Penelitian ini dilaksanakan di rumah kasa Balai Penelitian Tebu dan Tembakau Deli (BPTD) Medan Provinsi Sumatera Utara, dari September sampai Desember 2017. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktor pertama adalah interval penyiraman, dengan tiga taraf yaitu penyiraman 1, 3, dan 5 hari sekali. Faktor kedua adalah mikoriza, yang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa mikoriza, mikoriza 50 g/tan, dan mikoriza 100 g/tan. Faktor ketiga adalah media tanam, dengan empat taraf yaitu media tanam tanah, tanah+serat, tanah+TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit), dan tanah+sludge.
Hasil Penelitian: Interval penyiraman 3 hari sekali dengan pemberian mikoriza konsentrasi 100 g/tan pada media tanah+serat merupakan perlakuan yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kakao yaitu pada diameter batang dan jumlah daun.
Introduction: This objective of this experiment was to determine the watering interval, concentration of mycorrhizae, and the best growing media for cocoa seedlings.
Materials and Methods: Experiments carried out in the greenhouse of Tobacco Deli and Cane Research Institute, Medan, North Sumatra Province from September until December 2017. The method used was Randomized Block Design with factorial. The first factor was the watering interval with three levels of watering interval: once of every 1, 3, and 5 days. The second factor was the inoculation of mycorrhiza consisting of three levels: un-inoculation of mycorrhiza, mycorrhiza inoculant of 50 g plant-1, and 100 g plant-1. The third factor was the growing media with four levels of growing media: soil, soil+fiber, soil+OPEFB (Oil Palm Empty Fruit Bunch), and soil+sludge.
Results: Giving the watering interval once of every 3 days with application of mycorrhizae 100 g plant-1 concentration on growing media of soil+fiber is the best treatment for growth cocoa seedlings that is stem diameter and leaf number parameters.
 
Publisher Prodi. Agroteknologi dan Perkebunan, Universitas Tjut Nyak Dhien
 
Date 2020-04-10
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://journal.utnd.ac.id/index.php/agri/article/view/80
10.36490/agri.v3i1.80
 
Source Agrinula : Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan; Vol 3 No 1 (2020): Agrinula : Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan; 10-18
Agrinula : Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan; Vol 3 No 1 (2020): Agrinula : Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan; 10-18
2655-7673
10.36490/agri.v3i1
 
Language ind
 
Relation https://journal.utnd.ac.id/index.php/agri/article/view/80/57
 
Rights Copyright (c) 2020 Agrinula : Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library