STRATEGI PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM PROMOSI KERAJINAN PARANG SUMBAWA (STUDI KASUS KOMUNITAS PANDAI BESI DESA LESENG, KECAMATAN MOYO HULU)

Jurnal Tambora

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title STRATEGI PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DALAM PROMOSI KERAJINAN PARANG SUMBAWA (STUDI KASUS KOMUNITAS PANDAI BESI DESA LESENG, KECAMATAN MOYO HULU)
 
Creator Fahrunnisa
Qonitat, Izzatul
 
Subject Komunitas Perajin Parang, Perajin Sumbawa, Strategi Komunikasi, Pemasaran Media.
 
Description In the digital era, it is important for business units to rely on the internet to be able tosurvive and expand into a wider market. In its use, digital mediamust be supported by a good strategy, so that the product can be competitive.Leseng Village is a center for machete craftsmen in Sumbawa who also make use of itdigital media for marketing. The media they use are Facebook andWhatsApp, but in marketing it has not been maximized in digital marketing. This matteras evidenced by the absence of an official community account / blog of machete crafter, howeverjust use a personal account. So based on these problems,The research was conducted aimed at examining the extent of the craftsmenmaximize the use of digital media in supporting the promotion of machetesSumbawa.This research uses qualitative methods with a case study approach. Researchconducted in Leseng Village, MoyoHulu District with a research period ofSeptember-March 2020. The informant from the study was a machete craftsmanusing digital media in marketing its products. Discussion analysisusing the theory of Tom Duchan in marketing communications.The results of the research in the village of Leseng contained 31 groups of machete craftsmen, and thoseonly 3 groups of machete craftsmen used digital media. Usage strategythe media by machete craftsmen when analyzed using theory has not appliedthe concept. In theory there are 4 stages, the first is the target of the media, not the machete craftsmendetermine specific target consumers. The second goal of the media, media designusing Facebook and WhatsApp but using their respective personal accounts. The third strategy, the strategy they are doing is just spreading the message togroups / pages on Facebook. The fourth is media scheduling, not machete craftsmenhave the best time to do promotions.
Di era digital, penting bagi unit usaha untuk mengandalkan jaringan internet agar dapatbertahan dan berkembang ke pasar yang lebih luas. Dalam penggunaanya, media digitalharus didukung oleh strategi yang bagus, sehingga produknya mampu berdaya saing.Desa Leseng merupakan pusat perajin parang di Sumbawa yang juga memanfaatkanmedia digital untuk pemasarannnya. Media yang mereka gunakan adalah Facebook danWhatsApp, tetapi dalam pemasaran belum maksimal secara pemasaran digital. Hal inidibuktikan oleh tidak adanya akun/blog komunitas resmi dari perajin parang, tetapihanya menggunakan akun pribadi. Maka berlandasan dari permasalahan tersebut,penelitian dilakukan bertujuan untuk mengkaji sejauh mana perajin dalammemaksimalkan penggunaan media digital dalam menunjang promosi parangSumbawa.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitiandilakukan di Desa Leseng, Kecamatan MoyoHulu dengan jangka waktu penelitian dariSeptember-Maret 2020. Informan dari penelitian merupakan perajin parang yangmenggunakan media digital dalam pemasaran produknya. Analisis pembahasanmenggunakan teori dari Tom Duchan dalam komunikasi pemasaran.Hasil penelitian di Desa Leseng terdapat 31 kelompok perajin parang, dan yangmenggunakan media digital hanya 3 kelompok perajin parang. Strategi penggunaanmedia oleh perajin parang apabila dianalisis menggunakan teori belum menerapkankonsep tersebut. Dalam teori ada 4 tahapan, pertama target media, perajin parang tidakmenetukan target konsumen secara spesifik. Kedua tujuan media, perancangan mediamenggunakan media facebook dan whatsapp tetapi menggunakan akun pribadi masingmasing. Ketiga strategi, strategi yang mereka lakukan hanya menyebarkan pesan kegrup/halaman yang ada di facebook. Keempat penjadwalan media, perajin parang tidakmemiliki waktu terbaik untuk melakukan promosi.
 
Publisher Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa
 
Date 2020-10-15
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.uts.ac.id/index.php/Tambora/article/view/792
10.36761/jt.v4i3.792
 
Source Jurnal TAMBORA; Vol. 4 No. 3 (2020): EDISI 11; 51-57
2621-542X
2527-970X
10.36761/jt.v4i3
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.uts.ac.id/index.php/Tambora/article/view/792/545
 
Rights Copyright (c) 2020 Fahrunnisa, Izzatul Qonitat
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library