EVALUASI PENERAPAN PERMENAKER NO. 5 TAHUN 2018 DI PT. XYZ PABRIK PENGOLAHAN PADI DAN JAGUNG CABANG SUMBAWA NUSA TENGGARA BARAT

Jurnal Tambora

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title EVALUASI PENERAPAN PERMENAKER NO. 5 TAHUN 2018 DI PT. XYZ PABRIK PENGOLAHAN PADI DAN JAGUNG CABANG SUMBAWA NUSA TENGGARA BARAT
 
Creator Tirta, Andy
Haryandi
 
Subject Bahan Pokok, Inflasi, Inovasi, Pelayanan Publik, SIANDINI
 
Description Factors affecting the safety and health of the work environmentprocessing of rice and maize at PT XYZ Sumbawa Branch, West Nusa Tenggara accordinglywith Permennaker No.5 of 2018 are noise, vibration, lighting, temperature andhumidity, wind speed and water. Occupational health and safety is aresponsibility of all workers. A very healthy, nurturing and safe working climatesupport the increase in labor productivity as a human resource. Aimfrom this research is how the K3 program on the activities of PT. XYZ BranchSumbawa, how to work climate factors such as noise, vibration, temperature andhumidity, wind speed, water and lighting referred to in PermenakerNo.5 of 2018 in the work activities of employees and workers at PT. XYZ SumbawaWest Nusa Tenggara, and whether the K3 working climate is in accordance with Permenaker No.5 of 2018has been implemented by PT. XYZ Sumbawa Branch. The research method usedin this research is experimental quantitative. The object of this research is workersPT. XYZ Sumbawa, West Nusa Tenggara. This research data comes from the placeprocessing of corn and grain at PT. XYZ Sumbawa, West Nusa Tenggara. DataThis research is the result data from the vibration test using a vibration meter, testnoise using a sound level tool, using a temperature and humidity metergun and humadity thermometer tool, lighting test using anemometer, testwater using a PH meter and TDS, wind speed test using an air flow toolanemometer. The research data were analyzed descriptively and quantitatively based on the dataquantitative. The results of this study indicate the factors that influence the work climateare noise, vibration, temperature and humidity, wind speed, water and lightingas referred to in Permenaker No.5 of 2018 has no effect onwork activities of employees and workers at PT. XYZ Sumbawa, West Nusa Tenggara.Meanwhile, the work climate of K3 according to Permenaker No.5 of 2018 is not allimplemented by PT. XYZ Sumbawa Branch because there are several working climatesdoes not comply with government standards namely noise (89.5-99.6 dBA) vibration (5.2-5.5 m / s2), and temperature (27oc) and humidity (50-62%) workspace while appropriatewith Permenaker No. 5 of 2018 are lighting, wind speed, and water.
Faktor-faktor yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja lingkungan kerjapengolahan padi dan jagung di PT XYZ Cabang Sumbawa Nusa Tenggara Barat sesuaidengan permennaker No.5 tahun 2018 adalah kebisingan, getaran, pencahayaan, suhu dankelembaban, kecepatan angin, dan air. Kesehatan dan keselamatan kerja merupakantanggung jawab semua pekerja. Iklim kerja yang sehat, nayaman, dan aman sangatmendukung peningkatan produktivitas tenaga kerja selaku sumber daya manusia. Tujuandari penelitian ini adalah bagaimana Program K3 pada aktivitas pekerja PT. XYZ CabangSumbawa, bagaimana faktor-faktor iklim kerja seperti kebisingan, getaran, suhu dankelembapan, kecepatan angin, air dan pencahayaan yang dimaksud dalam PermenakerNo.5 tahun 2018 dalam kegiatan kerja para karyawan dan pekerja di PT. XYZ SumbawaNusa Tenggara Barat, dan apakah Iklim kerja K3 sesuai Permenaker No.5 tahun 2018sudah di terapkan oleh PT. XYZ Cabang Sumbawa. Metode penelitian yang digunakandalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimental. Objek penelitian ini adalah pekerjaPT. XYZ Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Data penelitian ini bersumber dari tempatpengolahan jagung dan gabah di PT. XYZ Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Datapenelitian ini adalah data hasil dari uji getaran menggunakan alat vibration meter, ujikebisingan menggunakan alat sound level, meter uji suha dan kelembaban menggunakanalat thermometer gun and humadity, uji pencahayaan menggunakan alat anemometer, ujiair menggunakan alat PH meter dan TDS, uji kecepatan angin menggunakan alat air flowanemometer. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif quantitatif berdasarkan datakuantitatif. Hasil penelitian ini bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi iklim kerjaadalah kebisingan, getaran, suhu dan kelembapan, kecepatan angin, air dan pencahayaanseperti yang dimaksud dalam Permenaker No.5 tahun 2018 tidak berpengaruh dalamkegiatan kerja para karyawan dan pekerja di PT. XYZ Sumbawa Nusa Tenggara Barat.Sementara, iklim kerja K3 sesuai Permenaker No.5 tahun 2018 tidak semuanyaditerapkan oleh PT. XYZ Cabang Sumbawa karena terdapat beberapa iklim kerja yangtidak sesuai dengan standar pemerintah yaitu kebisingan (89.5-99.6 dBA) getaran (5.2-5.5 m/d2), dan suhu (27oc) dan kelembaban (50-62%) ruang kerja sedangkan yang sesuaidengan permenaker No. 5 tahun 2018 adalah pencahayaan, kecepatan angin, dan air.
 
Publisher Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa
 
Date 2020-10-15
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.uts.ac.id/index.php/Tambora/article/view/791
10.36761/jt.v4i3.791
 
Source Jurnal TAMBORA; Vol. 4 No. 3 (2020): EDISI 11; 41-50
2621-542X
2527-970X
10.36761/jt.v4i3
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.uts.ac.id/index.php/Tambora/article/view/791/542
 
Rights Copyright (c) 2020 Andy Tirta, Haryandi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library