INOVASI PEMANFAATAN EKSTRAK ALGA HIJAU Ulva sp dari PANTAI LUK,SUMBAWA SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI TERHADAP Salmonella thypi dan Staphylococcus aureus

Jurnal Tambora

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title INOVASI PEMANFAATAN EKSTRAK ALGA HIJAU Ulva sp dari PANTAI LUK,SUMBAWA SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI TERHADAP Salmonella thypi dan Staphylococcus aureus
 
Creator Adha Ardinata, Rian
Manguntungi, Baso
 
Subject alga hijau, antibakteri, S.thypi, S.aureus, pantai luk
 
Description Indonesia is a maritime country that has rich marine resourcesoverflow. One of them is algae, which are distributed in almost all watersIndonesia is included in the Luk sea area, Sumbawa. Wrong type of potential algaehas the most content of primary and secondary metabolite compounds is algaegreen. This research was conducted to determine the antibacterial activity of the extractrough green algae from Luk beach. This research includes identifying green algaebased on morphological characteristics, followed by extracting green algae usingThe maceration method using distilled water was previously carried out in three preparationssamples namely drying (27 ° C), heating (70-80 ° C) and cooling (-10 ° C),each tested with a concentration of 20%, 40%, 60%, 80% and 100% then testedin vitro against Salmonella thypi and Staphylococcus aureus. TestingGreen algae antibacterial shows a different zone of inhibition in each type of extractionand concentrations of both pathogenic bacteria. The greatest inhibition zone against s.thypi isby using the extraction method with a concentration of 60% drying and method100% heating, while the greatest against s.aureusi is by usingextraction method heating concentration 80%.
Indonesia termasuk negara maritim yang memiliki sumber kekayaan alam laut yangmelimpah. Salah satunya yaitu alga yang persebarannya hampir di seluruh perairanIndonesia termasuk di kawasan laut Luk, Sumbawa. Salah jenis alga potensial yangmemiliki paling banyak kandungan senyawa metabolit primer dan sekunder adalah algahijau. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrakkasar alga hijau dari pantai Luk. Penelitian ini meliputi pengidentifikasian alga hijauberdasarkan ciri morfologi, dilanjutkan dengan mengekstraksi alga hijau menggunakanmetode maserasi dengan pelarut akuades yang sebelumnya dilakukan tiga preparasisampel yaitu pengeringan (27 °C), pemanasan (70-80 °C) dan pendinginan (-10 °C),masing-masing diuji dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% kemudian diujisecara in vitro terhadap Salmonella thypi dan Staphylococcus aureus. Pengujianantibakteri alga hijau menunjukkan zona hambat yang berbeda pada setiap jenis ekstraksidan kosentrasi kedua bakteri patogen. Zona hambat paling besar terhadap s.thypi yaitudengan menggunakan ektraksi metode pengeringan kosentrasi 60% dan metodepemansan 100%, sedangkan paling besar terhadap s.aureusi yaitu dengan menggunakanektraksi metode pemanasan kosentrasi 80% .
 
Publisher Wakil Rektor 3, Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi, Universitas Teknologi Sumbawa
 
Date 2020-10-15
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.uts.ac.id/index.php/Tambora/article/view/785
10.36761/jt.v4i3.785
 
Source Jurnal TAMBORA; Vol. 4 No. 3 (2020): EDISI 11; 1-6
2621-542X
2527-970X
10.36761/jt.v4i3
 
Language eng
 
Relation http://jurnal.uts.ac.id/index.php/Tambora/article/view/785/536
 
Rights Copyright (c) 2020 Rian Adha Ardinata, Baso Manguntungi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library