Pemberian Inokulum Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Campuran terhadap Kemunculan Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Semangka [Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum. & Nankai] Berbiji dan Non Biji

BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title Pemberian Inokulum Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) Campuran terhadap Kemunculan Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Semangka [Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum. & Nankai] Berbiji dan Non Biji

 
Creator Febriyana, Riska
Dwiputranto, Uki
Purwati, Endang Sri
 
Description Watermelon (Citrullus lanatus) is a plant originating from the dry region of North Africa and is now cultivated in almost all regions of the world as a fruit that has high economic value. Efforts to cultivate and breed watermelons become very important related to defense against disease. One of the dominant diseases in watermelon is fusarium wilt disease caused by Fusarium oxysporum. Mycorrhiza is a symbiotic mutualism between certain fungi and higher plants. Arbuscular mycorrhizal fungi (AMF) can be used as an alternative in reducing fusarium wilt effect. The purpose of this research is to know the effect and effective dose of AMF mixture inoculum to reduce Fusarium wilt disease in seeded and seedless watermelon. This research used a completely randomized design (CRD) with different doses of mixed AMF inoculums (0, 5, 10, 15, 20 g) AMF with zeolite/plant carrier medium. The main parameters discussed are the disease intensity and disease incubation period, while the supporting parameters observed were pH, temperature, humidity, and degree of infection. The data obtained were analyzed using Variance Test (F test) with a Standard Error of 5%. The results of this research shows that there is effect of inoculation AMF mixture inoculum to reduce Fusarium wilt disease in seeded and seedless watermelon. The effective dose of AMF mixture to reduce the Fusarium wilt disease in seeded watermelon is inoculation AMF mixture dose 10 g / plant and inoculation AMF mixture dose 15 g/ plant in seedless watermelon.
 
 
Tanaman semangka (Citrullus lanatus) merupakan tanaman yang berasal dari wilayah kering Afrika Utara dan sekarang dibudidayakan di hampir seluruh wilayah dunia sebagai buah yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Upaya budidaya dan pemuliaan tanaman semangka menjadi sangat penting terutama yang berkaitan dengan ketahanan terhadap penyakit. Salah satu penyakit yang dominan pada tanaman semangka adalah penyakit layu fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum. Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengendalikan penyakit layu fusarium. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan dosis FMA campuran yang efektif dalam mengurangi intensitas penyakit layu Fusarium pada tanaman semangka berbiji dan non biji. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dosis berbeda dari inokulum FMA campuran (0, 5, 10, 15, 20 g) FMA dengan medium pembawa zeolit/tanaman. Parameter utama yang diamati adalah masa inkubasi penyakit dan intensitas penyakit, sedangkan parameter pendukung yang diamati adalah pH, ​​suhu, kelembaban udara, dan derajat infeksi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji ragam (uji F)  dengan galat 5%. Hasil yang signifikan dilanjutkan dengan Uji BNT dengan galat 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pada pemberian inokulum FMA campuran dalam mengurangi intensitas penyakit layu Fusarium pada tanaman semangka berbiji dan non biji. Dosis yang efektif untuk mengurangi intensitas penyakit layu Fusarium adalah pemberian inokulum FMA campuran 10 g/tanaman pada tanaman semangka berbiji dan 15 g/tanaman  pada tanaman semangka non biji.
 
 
 
Publisher Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman
 
Date 2020-07-27
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/2006
10.20884/1.bioe.2020.2.2.2006
 
Source BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed; Vol 2 No 2 (2020): BioEksakta; 273 - 279
2714-8564
 
Language eng
 
Relation http://jos.unsoed.ac.id/index.php/bioe/article/view/2006/1755
 
Rights Copyright (c) 2020 BioEksakta
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library