PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIK TOK SEBAGAI MEDIA KAMPANYE GERAKAN CUCI TANGAN DI INDONESIA UNTUK MENCEGAH COVID-19

Communiverse

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIK TOK SEBAGAI MEDIA KAMPANYE GERAKAN CUCI TANGAN DI INDONESIA UNTUK MENCEGAH COVID-19
 
Creator Hasiholan, Togi Prima
Pratami, Rezki
Wahid, Umaimah
 
Description Indonesia, which is 64.8% of the population, has used the Internet and 160 million people are social media users, making Indonesia a promising market by social media industry players, such as the Tik Tok application. In 2020 the Tik Tok application became a popular culture in Indonesia, because the Indonesian people would know this application and become its user. The popularity of Tik Tok in Indonesia became an ideal medium by the World Health Organization (WHO) which campaigns for the correct hand washing movement to break the transmission of the COVID Virus -19 or known by the name of corona by producing videos and hashtags #safehands challenge in the Tik Tok application, then the creators produce their own version of video content and add hashtags #safehands challenge to follow this challenge. Campaigning via video with this #safehands challenge hashtag watched a lot, but there are some points that underlie which videos are most watched, liked and shared by Tik Tok users.
Indonesia yang sebanyak 64,8%  penduduknya sudah menggunakan Internet dan 160 Juta jiwa merupakan pengguna sosial media, membuat Indonesia merupakan pasar yang menjanjikan oleh para pelaku industry sosial media, seperti aplikasi Tik Tok. Ditahun 2020 aplikasi Tik Tok menjadi budaya populer di Indonesia, karena masyarakat Indonesia pasti mengetahui aplikasi iini dan menjadi penggunanya.Populernya Tik Tok di Indonesia menjadi media yang ideal oleh World Health Organization (WHO) yang mengkampanyekan gerakan cuci tangan yang benar untuk memutus penularan Virus COVID-19 atau yang dikenal dengan nama corona dengan memproduksi video serta hastag #safehands challenge di aplikasi Tik Tok yang selanjutnya para creator memproduksi konten video versi mereka sendiri dan menambahkan hastag #safehands challenge untuk mengikuti challenge ini.Kampanye lewat video dengan hastag #safehands challenge ini banyak disaksikan, namun ada beberapa point yang mendasari video mana yang paling banyak disaksikan,sukai dan share oleh pengguna Tik Tok.
 
Publisher LPPM Abdurrab Pekanbaru
 
Date 2020-08-13
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier http://jurnal.univrab.ac.id/index.php/cmv/article/view/1278
10.36341/cmv.v5i2.1278
 
Source Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi; Vol 5 No 2 (2020): Juni; 70-80
2614-4956
2477-8591
 
Language ind
 
Relation http://jurnal.univrab.ac.id/index.php/cmv/article/view/1278/849
 
Rights Copyright (c) 2020 Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library