PERANAN ILMU DIGITAL FORENSIK TERHADAP PENYIDIKAN KASUS PERETASAN WEBSITE

Jurnal Litigasi

View Publication Info
 
 
Field Value
 
Title PERANAN ILMU DIGITAL FORENSIK TERHADAP PENYIDIKAN KASUS PERETASAN WEBSITE

 
Creator Rachmie, Synthiana
 
Description  
Digital forensik merupakan bagian ilmu  forensik yang digunakan untuk penyelidikan dan penyidikan suatu perkara dalam investigasi materi (data) yang dan penemuan konten perangkat digital. Fokus penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan ilmu digital forensik yang dilakukan oleh penyidik dalam mendukung proses identifikasi suatu perkara untuk mencari alat bukti dengan waktu yang relatif cepat dan tepat, serta mengungkapkan alasan dan motivitasi atas tindakan yang dilakukan oleh pelaku. Metode penelitian dalam artikel ini menggunakan penelitian hukum normatif dan menggunakan metode pendekatan kasus (case approach) serta metode pendekatan konseptual. Pada penelitian ini, penerapan ilmu digital forensik telah dilakukan oleh penyidik namun belum dapat diterapkan secara maksimal serta dalam pelaksanaannya penerapan ilmu digital forensik juga dipengaruhi oleh jenis kasus yang ditangani oleh penyidik. Dalam hal tindak pidana peretasan website, penyidik melakukan investigasi melalui penerapan ilmu jaringan/internet forensik yang dilakukan melalui pengamatan dan mengumpulkan bukti-bukti sebagai petunjuk dalam suatu jaringan/internet yang diretas oleh pelaku. Sebaiknya ilmu digital forensik dapat dikuasai dan dipelajari secara mendalam oleh setiap penyidik yang memiliki kewenangan dalam melakukan proses investigasi sebagai penunjang ilmu pengetahuan lainnya selain ilmu hukum yang tentunya telah dikuasai dan pentingnya sarana prasarana yang memadai demi terciptanya investigasi yang komprehensif.
Kata Kunci: Digital Forensik, Peretasan Website, Investigasi.
 
Digital forensic is part of  forensic science being used for investigation and cases inquiry in terms of digital data finding. This research focused on understanding the application of investigator’s expertise on digital forensic to support identification process of a case to obtain evidence in a relatively fast and precise time and to reveal the motive and mens rea behind the act of the offender. Conceptual approach was used in this research alongside the case approach. The findings showed that digital forensic science has been applied by investigators however it cannot be maximal for it also depends on what case the investigator is working on. In the case of website hacking, investigator used internet/network forensic through surveillance and collecting evidence as leads. It is suggested that every investigator should learn and master digital forensic science to support their expertise and other non-legal knowledge and it is vital to provide sufficient facilities and infrastructures to obtain a comprehensive investigation.
Keywords : Digital Forensic, Web Hacking, Investigation.
 
Publisher Fakultas Hukum Universitas Pasundan
 
Date 2020-07-14
 
Type info:eu-repo/semantics/article
info:eu-repo/semantics/publishedVersion
Peer-Reviewed Article
 
Format application/pdf
 
Identifier https://journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi/article/view/2388
10.23969/litigasi.v21i1.2388
 
Source JURNAL LITIGASI (e-Journal); Vol 21 No 1 (2020); 104-127
2442-2274
0853-7100
10.23969/litigasi.v21i1
 
Language eng
 
Relation https://journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi/article/view/2388/1318
 
Rights Copyright (c) 2020 JURNAL LITIGASI (e-Journal)
http://journal.unpas.ac.id/index.php/litigasi
 

Contact Us

The PKP Index is an initiative of the Public Knowledge Project.

For PKP Publishing Services please use the PKP|PS contact form.

For support with PKP software we encourage users to consult our wiki for documentation and search our support forums.

For any other correspondence feel free to contact us using the PKP contact form.

Find Us

Twitter

Copyright © 2015-2018 Simon Fraser University Library